Disperinaker dan Unigoro Tingkatkan Literasi dalam Mempromosikan Industri Kreatif di Bojonegoro

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bojonegoro pada Rabu (18/12/2019) siang kemarin menggelar kegiatan Temu Komunitas Penerbit Bojonegoro, di Gedung Mayor Sogo Unigoro.

Kegiatan ini mengumpulkan para penerbit dan pegiat literasi dari tingkat SMA sederajat dan perguruan tinggi yang tujuannya untuk memberikan stimulus tentang peningkatan minat menulis guna menciptakan produk buku yang mendukung industri kreatif di Bojonegoro.

Acara ini dihadiri oleh Agus Supriyanto, SH, M.Si, selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Arief Januwarso, S.Sos, M.Si, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro dan Ahmad Taufiq, M.Si sebagai pembicara.

Sambutan acara dibuka oleh Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Arief Januwarso, S.Sos, M.Si, yang mengharapkan nantinya dari kegiatan ini para siswa dapat meningkatkan kreatifitas dan gagasannya yang kemudian dapat dituangkan dalam bentuk tulisan dan dapat diwujudkan dalam bentuk buku.

“Yang penting punya kreativitas dalam menemukan ide. Lalu, pada saat kita melakukan sesuatu jangan pernah takut salah. Maka, gunakanlah kemampuan dan tulislah sebaik mungkin,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Agus Supriyanto, SH, M.Si, menuturkan bahwa terdapat enam belas sektor industri kreatif yang berpotensi mendatangkan penghasilan daerah dan salah satunya adalah penerbit.

Hal ini menjadi landasan pihaknya untuk serius dalam mengembangkan literasi yang bermuara pada penerbitan buku dalam mendukung industri kreatif di Kabupaten Bojonegoro.

“Literasi adalah cara menulis yang benar, berbahasa yang benar dan berhitung. Harapan saya potensi yang ada pada penerbit dan penulis bisa bercerita. Karena literasi hubungannya dengan komunikasi. Jadi, kemampuan bercerita dibutuhkan. Kami juga berharap kembali para siswa dan para mahasiswa dapat bercerita dan mempromosikan dalam bentuk tulisan tentang potensial yang ada di Bojonegoro,” ucapnya.

Kegiatan Temu Komunitas Penerbit ini sendiri akan tetap mendapatkan tindaklanjut, langkah awal dengan dibentuknya grup bersama yang menampung para peserta, termasuk dari para siswa SMA sederajat yang diharapkan dapat menularkan minat literasi di sekolah asal mereka. (P2J)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

English English Indonesian Indonesian