Mahasiswi FISIP, Siti Naurosa Muniroh Menangi Pilmapres Universitas Bojonegoro 2018

Mahasiswi FISIP, Siti Naurosa Muniroh Menangi Pilmapres Universitas Bojonegoro 2018

Siti Naurosa Muniroh (Berjilbab Hitam) menjadi pemenang Pilmapres Unigoro 2018.

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Universitas Bojonegoro tahun 2018 hari ini, Jum’at (9/3) telah memasuki tahapan akhir.

Dua orang mahasiswi yakni Siti Naurosa Muniroh (Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik) dan Jaziatul Rizkiyah (Fakultas Ekonomi), saling unjuk kemampuan dalam babak final yang dilaksanakan di Lantai 2 Gedung Mayor Sogo, Universitas Bojonegoro.

Kedua peserta merupakan hasil dari seleksi yang dilakukan sejak 3 hari terakhir dari total 38 peserta yang mengikuti Pilmapres 2018.

Di hadapan para juri, keduanya mempresentasikan hasil karya tulis dan kemampuan berbahasa Inggris, serta harus mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh para juri.

Setelah melakukan diskusi, para juri akhirnya memilih Siti Naurosa Muniroh, mahasiswi semester 2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebagai pemenang Mahasiswa Berprestasi Universitas Bojonegoro 2018.

Kepala Biro Kemahasiswaan Unigoro, Didiek Wahyu Indarta, SH, S.p1 mengatakan, setelah ini pemenang akan dipersiapkan untuk dikirim dalam pemilihan Mahasiswa Berprestasi di tingkat Kopertis (Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta) Wilayah Jawa Timur pada 22 Maret nanti.

“Pemenang dalam Pilmapres ini akan kita berikan bimbingan yang akan dipandu oleh dosen yang sesuai dengan kebutuhan agar bisa maksimal saat kita kirim ke tingkat Jawa Timur,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu juri dalam kegiatan tersebut Laily Agustina Rahmawati, S.Si, M.Sc mengaku cukup puas dengan penyelenggaraan Pilmapres tahun ini.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting bagi mahasiswa selain sebagai wujud apresiasi kepada mereka juga memberikan peluang untuk bisa berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Kegiatan tahun ini sudah cukup bagus dan sangat penting, karena dengan adanya Pilmapres ini semua mahasiswa bisa punya peluang yang sama untuk menunjukkan kemampuannya,” tutur dosen Fakultas Pertanian tersebut.

Ia mengharapkan, dengan adanya kegiatan ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk ikut dalam Pilmapres di tahun depan, agar semakin banyak mahasiswa yang terlibat.

Dalam Pilmapres tahun ini, beberapa penilaian yang digunakan oleh dewan juri untuk menjaring para peserta diantaranya adalah dari hasil nilai IPK, hasil karya tulis, kemampuan bahasa Inggris dan prestasi yang dimiliki oleh mahasiswa. (liq)

You may also like...