Pemberdayaan Masyarakat Desa Kalirejo Melalui Pemanfaatan SDA Sekitar Pekarangan

kel 9

SIMBOLIS : Pemberian tanaman matoa dari KKN Kelompok 9 kepada masyarakat Desa Kalirejo sebagai usaha untuk menambah komoditas tanaman yang dapat diolah dan bernilai tinggi.

UNIVERSITAS Bojonegoro (UNIGORO) pada tanggal 29 Juli hingga 26 Agustus 2017 telah menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik bagi mahasiswa semester 7. KKN ini sebagai bentuk dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ke-3 yaitu pengabdian kepada masyarakat. KKN tahun ini bersufat tematik yang berbasiskan pemberdayaan masyarakat.

Kelompok 9 menyelenggarakan KKN Tematik selama sebulan di Desa Kalirejo, Kecamatan Kota Bojonegoro. Program yang diusung berjudul “Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengelolahan dan Pemanfaatan SDA Sekitar Pekarangan”.

Alfin Hidayatullah, Ketua Kelompok 9 mengatakan, secara garis besar, posisi Desa Kalirejo strategis dan termasuk dalam kawasan subur. Karena, dilintasi oleh Sungai Bengawan Solo.

 

Dari itu, lanjut Alfin, program yang diusung adalah pemberdayaan masyarakat melalui pengelolahan dan pemanfaatan SDA sekitar pekarangan. ”Potensi yang terdapat di Desa Kalirejo adalah beberapa tanaman yang beraneka macam, termasuk tanaman yang terbuang sia-sia seperti lidah buaya,” ujarnya.

Lidah buaya sendiri, dianggap oleh masyarakat sebagai tanaman yang tidak berguna dan jelek ditanam. Karena itu, selama KKN, kegiatan yang dilaksanakan Kelompok 9 pun mengarah pada pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman lidah buaya.

Selain itu, Kelompok 9 juga melakukan berbagai kegiatan yang lain. Di antaranya,   mendorong penjualan hasil panen berupa beras yang sudah dikemas, bukan lagi dijual berupa gabah.

”Kemudian, melatih masyarakat untuk berwirausaha, menyumbangkan sebagian harta untuk pengadaan keramik mushola, toren air untuk wudhu beserta pengeras suara, dan juga masih banyak lagi,” tutur mahasiswa Fakultas Teknik ini.

KKN kelompok 9 juga memberi sumbangan tanaman matoa yang termasuk tanaman langka di Jawa. Tujuannya, untuk menambah komoditas tanaman yang dapat diolah untuk meningkatkan penghasilan dan dapat juga diolah lagi hingga dapat bernilai tinggi.

KKN Kelompok 9 beranggotakan 36 orang yang terdiri dari 5 fakultas yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, dan FISIP. Semua fakultas telah melaksanakan pengamalan sesuai disiplin ilmu masing-masing dibantu anggota lainya.

“Harapan saya, apa yang telah dihasilkan selama KKN di lingkungan sekitar dapat bermanfaat bagi masyarakat. Dan semoga kerja sama antara Universitas Bojonegoro dengan masyarakat dan pemerintah desa ini juga dapat terus ditingkatkan di kemudian hari,” imbuh Alfin.   (JAY)

You may also like...