Petani Program SLP Belajar Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC)

 

Penggunaan pupuk organik cair (POC) sangat dianjurkan untuk pertanian, khususnya sebagai booster tanaman agar dapat berkembang secara maksimal dan baik. Hal ini disampaikan oleh Tim LPPM Universitas Bojonegoro kepada para petani yang mengikuti Program Sekolah Lapang Pertanian (SLP), pada Jum’at (8/2) siang kemarin di Balai Kecamatan Gayam.

Selain diberikan teori tentang POC, para petani yang berasal dari Desa Gayam, Mojodelik, Brabowan dan Bonorejo ini juga melakukan praktik secara langsung pembuatan dari pupuk cair organik tersebut.

Ir. Darsan, M.Agri, tim ahli LPPM Unigoro mengatakan, pupuk organik cair yang dianjurkan untuk petani berasal dari urin kelinci yang dicampur dengan EM4, Mikro Organisme Lokal (MOL) dan tetes tebu atau gula.

Urin kelinci dipilih karena mengandung nitrogen yang tinggi dan baik bagi tanaman, utamanya hijau daun. Nantinya, bahan-bahan tersebut akan diolah bakteri dalam EM4 dalam waktu sekitar 2 minggu untuk siap menjadi nutrisi atau booster tanaman.

“Hari ini kami melakukan pembuatan pupuk organik cair yang berasal dari urin kelinci, keuntungan menggunakan POC ini karena harganya murah dan secara teori juga bisa dipertanggung jawabkan, urin kelinci ini banyak mengandung nitrogen yang berefek baik bagi tanaman utamanya hijau daun,” ujar Dekan Fakultas Pertanian Unigoro itu.

Ia menambahkan, bahan-bahan yang diperlukan untuk pembuatan pupuk organik cair dapat dengan mudah untuk didapatkan oleh para petani. Urin kelinci sendiri dapat diganti dengan yang lain, seperti urin kambing atau sapi.

Diharapkan setelah mengikuti praktik hari ini, para petani dapat membuat dan menerapkannya untuk tanamannya, agar bisa dilihat perbedaannya dengan tanpa menggunaan pupuk organik cair.

Selain praktik pembuatan pupuk, para petani peserta Sekolah Lapang Pertanian, program pengembangan masyarakat dari ExxonMobil Cepu Limited, juga diberikan stimulan berupa alat-alat pertanian, khusus bagi peserta yang aktif mengikuti SLP sejak awal dan dapat menjawab pertanyaan. (hms)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

English English Indonesian Indonesian