PRODI KIMIA

Profil

Berdirinya Program StudiIlmu Kimia di UniversitasBojonegoro yang diselenggarakanolehYayasanSuyitnoBojonegoroditetapkanmelalui Surat KeputusanMenteriRiset, Teknologi, danPendididkan Tinggi Nomor : 622/KPT/I/2018 tanggal 14 Agustus 2018.

Program Studi Kimia FakultasTeknikUniversitasBojonegoroberkeinginanuntukmeningkatkanpendidikanprofesionaldalambidangnyadenganmenghasilkanSarjanaSains (S.Si) bidang Kimia yang berpengetahuan, berketrampilan, berkepribadian,danberdedikasitinggidalampengelolaanrekayasa produk organik dan anorganik, proses industri, penemuandanpengembangandalambidangkimia.

Program Studi Kimia UniversitasBojonegorobertumpupadailmu dasar kimia serta pengembangan penemuan, sintesis, danrekayasa material baru yang bermanfaatdalampengoptimalanramah lingkungan, sepertiselsurya, katalis, surfaktan, inhibitor korosi, nanomaterial, rekayasa protein, dan biodiesel. Program Studi Kimia memilikilimakelompokkeahlian, yaitu:

  • Kimia Fisika,
  • Kimia Anorganik
  • Kimia Analitik
  • Kimia Organik
  • Kimia Biokimia

Bidang Kimia Analitik ialahcabangdariilmukimia yang mempelajaritentangcaramemisahkan, mengindentifikasijeniszatpenyusunsuatubahansertamenentukanjumlahnya.Bidang Kimia analitikberfokuspadapenelitianuntukmeningkatkandesaineksperimen, pengukurankimia, danpembuatanteknikbaruuntukmengukursuatukeadaankimiadenganlebihtepat.Metodeanalitis yang dipelajaridalamcabangkimiaAnalitikterbagimenjadidua, yaitumetodeklasikdanmetode instrumental.

Yang termasukdalammetodeklasik ialah pemisahan zat dengan cara presipitasi, ekstraksi, distilasi dan pengukuran kualitatif dari suatu senyawa dengan cara analisiswarna, bauataupundengantitiklelehnya.Sedangkan yang termasukdalam analisis metode instrumental ialah teknik analisa dengan menggunakan serapan cahaya, fluorescence ataupun konduktivitas zat. Teknik pemisahan senyawa yang termasuk dalam metode instrumental ialahkromatografi, elektroforesis, danfraksinasidenganaliranlistrik.

Bidang Kimia Organikmerupakanilmu yang mempelajaritentangsintesisdansifat-sifatsenyawaorganik. Umumnyasenyawaorganikiniterdiridarisenyawa-senyawahidrokarbonsertaturunannya. Materidasarpada Kimia OrganikialahmengenaiHidrokarbon, tatanamasenyawahidrokarbon,senyawaorganik halogen dan beberapa hidrokarbon yang berikatan dengan unsur-unsur lain, seperti oksigen, nitrogen, sulfur, fosfordannatrium. Kimia Organikmemilikiperananpentingdalamhalsintesissenyawa, analisaguguskarbondanpenelitian yang berhubungandengan atom karbonlainnya.Contoh penerapannyanyaadalah proses fotosintesis, proses pembuatan peracikan obatobatan, sintesis minyak atsiri

Kimia anorganikadalahcabangilmukimia yang mempelajaritentangsintesisdansifat-sifatsenyawaanorganik, sepertigaram, mineral, logamsertasenyawa-senyawaorganometalik.Bidangini juga mempelajarimengenaipembentukankristal, pemisahansenyawaanorganik, pengolahan mineral, pelapisan material, penggunaancampurandalambahanbakardanpembentukanwarnadalamsenyawa.Jadipadailmukimiaanorganik, kitaakanbelajarmengenaiunsur-unsurdanikatansenyawa yang bukanikatankarbondanhidrogen.Karenakeguanaanya yang luas, bidangkimiaanorganikseringkalidiperlukandalamindustri, sepertiindustri cat, industrikacadangelas, industritekstil, plastik, danbanyakindustrilainnya.

Pengertianbiokimiamerupakancabangilmukimia yang mempelajariproses-proses kimia yang terjadidalamtubuhmakhlukhidup sertamenganalisasenyawa-senyawa yang terlibatdalamreaksitersebut. Bidanginiterkaitdengankomponenkimiasel, pembuatanobat, penelitiangenetik, penelitianenzim, penelitianmengenairangkaianreaksidalamtubuhmanusiadanpenelitiandalamkaitanilmukimiadanbiologi.Biokimiaberfokus padastruktur, fungsi, daninteraksibiologisdarisuatumakromolekul, sepertikarbohidrat, asamnukleat, protein, danlemak. Selain itu, reaksi yang terjadiialahpada level ion, sehinggamelibatkansenyawaanorganik, seperti air, O2, sulfur,danmineral anorganik.

Bidang Kimia Fisikamempelajari hubungan antara konsep kimia dengan ilmu fisika dan penerapannya. Bidang inimeliputipengembanganteorikimiamakrodanmikro, perhitunganenergidalam suatu proses, penentuan sifat-sifat fisis suatu zat, pemisahan antara dua senyawa. Hal-hal yang dipelajaridari cabang kimia fisika ialah mengenai prinsip dan konsep fisika seperti pergerakan, energi, gaya, waktu, termodinamika, kimiakuatum, statistikamekanik, dinamikadanekuilibrium. Contoh penerapan dalam dunia nyatanyaadalahpembuatangentengdaritanahliat yang melibatkanpercampuranbahandanpenggunaanpanasdanenergihinggamenjadiprodukakhir.

Adapunvisi, misi, dantujuan Program StudiIlmu Kimia Universitas Bojonegoro adalahsebagaiberikut :

Visi Program Studi Kimia UNIGORO

Menjadi program studi yang berkualitasuntukmenghasilkanlulusan yang mempunyaikompetensi di bidangrekayasaprodukorganikdananorganik yang berwawasanlingkunganpadatahun 2023.

Misi Program Studi Kimia Unigoro

  1. Melaksanakanpendidikandanpengajaran yang berorientasipadakebutuhandanperkembanganilmukimia di bidangrekayasaprodukorganikdananorganik yang berwawasanlingkungan.
  2. Melakukankegiatanpenelitian yang menghasilkanpengembanganilmukimia di bidangrekayasaprodukorganikdananorganik yang berwawasanlingkungan.
  3. Melaksanakanpengabdianmasyarakatmelaluipemecahanmasalah-masalahmasyarakat di bidangrekayasaprodukorganikdananorganik yang berwawasanlingkungan.
  4. Membangunkerjasama tingkatlokal, regionalmaupunnasionaluntukmemperluasdanmemperdalamkerjasama dengan pihak lainnya dalampengembanganilmupengetahuandanteknologi yang berwawasanlingkungan.

Tujuan Program Studi Kimia Unigoro

  1. Menghasilkanlulusan yang berkemampuanakademik, beretika, berjiwadan/atauberkemampuan entrepreneur sertaberdayasaingsehinggamampuberperanaktifdalampengembangan, penguatanindustridanmasyarakatekonomi Indonesia yang berwawasanlingkungan.
  2. Menghasilkankarya- karyailmiah yang inovatifdalampengembanganilmukimia di bidangrekayasaprodukorganikdananorganik yang berwawasanlingkungan.
  3. Mengembangkanpengelolaankerjasamadenganpihak lain yang didasarkanpadapertimbanganuntuksalingmenguntungkan.

Profil Lulusan Ilmu Kimia

  1. Industri/Perusahaan Swasta/ BUMN

Indonesia merupakannegaraberkembang, sehingga perkembangan perindustrian di negarainijugacepat. Banyak industri yang membutuhkan sarjana Kimia seperti Perusahaan farmasi, perusahaan tekstil, industri gas, perusahaan bahan bangunan, perusahaan kosmetik, perusahaan pertambangan, perusahaan perminyakan, perusahaan pertanian, dll. Untuk lulusan Ilmu Kimia di Industri/ Perusahaan Swasta/ BUMN bekerjapadabagian Quality Control, Quality Assurance, dan Research and Development Division.

  1. Lembaga Penelitian

LembagaPenelitian di Indonesia begitu banyak untuk lulusan Ilmu Kimia, misalnya LIPI, BalaiPenelitian Daerah, BalaiPenelitian SDA, BATAN, PUSPIPTEK, LAPAN, Balai Penelitian Benda Berserajah,dll.3.

       3. Tenaga Pengajar

Sebagai lulusan Ilmu Kimia pilihan menjadi tenaga pengajar juga terbuka lebar. Bisa menjadi guru di sekolah atau pun tempat kursus. Peluang untuk menjadi dosen pun banyak. Untuk menjadi dosen perlu dilakukan studi lanjutan hingga minimal jenjang S2.

4. Entrepreneur

Menjadi wirahusahawan memang tidak memiliki batas. Lulusan ilmu kimia sangat memungkinkan untuk menjadi entrepreneur dengan memanfaatkan potensi daerahnya hingga dapat mengembangkan industri di daerah sekitar.

5. Konsultan

Menjadi konsultan dapat juga dilakukan oleh sarjana kimia, tentu saja konsultan di sini sesuai dengan bidangnya. Banyak perusahaan yang memerlukan konsultan dalam bidang kimia untuk pengerjaan proyeknya. Menjadi konsultan mandiri atau bekerja pada perusahaan Consultant Agency sama-sama memiliki peluang yang besar.

6. Aparatur Sipil Negara

Bekerja di kedinasan tidak menutup kemungkinan bagi sarjana kimia. Ada berbagai instansi di pemerintahan yang sesuai dengan kemampuan sarjana kimia seperti BATAN, Kementrian ESDM, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan, Dinas Pertanian, BPOM, Kementerian Kesehatan, dll Luasnya bahasan yang termasuk dalam ruang lingkup kimia, maka para ahli menyebut ilmu kimia sebagai “central science” atau pusat dari ilmu pengetahuan. Ilmu kimia merupakan dasar ilmu yang dapat menjembatani semua ilmu pengetahuan alam, seperti biologi, fisika, geologi bahkan astronomi. Dalamkehidupansehari-hari, sebenarnyakitaseringberhubungandenganilmukimia, misalnyabajudenganberagamwarnanya, plastik dengan beragam bentuk, kertas dengan berbagai ukuran, semen, pupuk, tembaga, besi, karat, bensin dan obat-obatan. Semuabendatersebutdihasilkanmelalui proses reaksikimia. Penerapan dari i lmu kimia dalam kehidupan sehari- hari antara lain:

  1. Penerapan Ilmu Kimia Bidang Kedokteran

Bidang Ilmu kimia yang berhubungan langsung dengan ilmu kedokteran adalah kimia organik dan biokimia. Penelitian dan pengembangan Kimia Organik untuk meningkatkan kesehatan.

  • Melakukan penelitian dan pengetahuan dalam bidang mengubah sintesis dan desain dari molekul kecil dalam sebuah organisme sehingga terjadi interaksi dengan protein yang ada secara selektif dan optimal dalam mendesain obat- obatan untuk mengatasi berbagai macam penyakit.
  • Mengembangkan penelitian perihal tingkat racun dari berbagai senyawa. Penelitian ini sangat penting dilakukan karena dapat memberikan data yang tepat mengenai sifat racun dalam senyawa, sehingga tidak sampai terekpos ke dalam tubuh organisme makhluk hidup terutama manusia.
  • Menentukan sebuah metode sintesis baru yang mampu lebih efektif dalam membuat obat- obatan maupun senyawa antikuman.

Peran Bidang Biokimia Dalam Ilmu Kesehatan.

  • Mengidentifikasi reaksi yang dihasilkan oleh sebuah proses kehidupan sehingga mampu menganalisa jenis penyakit atau masalah yang terjadi pada proses tersebut.
  • Meneliti perkembangan bakteri penyebab penyakit, mempelajari sifat dan cara pengendaliannya menggunakan bahan- bahan kimia.
  • Tes kadar gula darah dari penderita diabetes menggunakan dasar uji keton untuk mengetahui jumlah glukosa yang terlarut dalam darah.
  • Penggunaan kemoterapi dalam penanggulangan penyakit kanker.
  • Uji biokimia yang bertujuan tentang cara penyimpanan obat- obatan yang aman sehingga strukturnya tidak berubah.
  • Penggunaan enzim dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada dalam tubuh terhadap sebuah penyakit.
  • Uji biokimia lainnnya digunakan pada obat- obatan untuk dapat mengetahui masa kadaluarsa dari sebuah obat.
  • Membuat metode analisis penyakit yang akurat sampai ke level molekular.
  1. Peranan Ilmu Kimia dalam Bidang Pertanian

Gobalisasi memberi efek pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga menuntut segala bidang kehidupan untuk dapat mengikuti perkembangan tersebut. Hal ini juga berlaku didunia pertanian. Pertanian pada zaman dahulu hanya mengandalkan sistem tradisional, baik dalam mengolah tanah nya sampai pada memanen tanaman.Berbeda dengan sistemp ertanian yang ada di zaman sekarang, karena semakin berkembangnya ilmu teknologi dan pengetahuan menjadikan berbagai masalah yang dialami oleh para petani dapat diatasi dansalahsatunyadenganadanyakaitandenganilmukimia.

  • Peranan kimia dalam unsur hara.

Dalam memperoleh makanan, usaha yang dilakukan tumbuhan berbeda dengan. Manusia dan hewan dapat berpindah pindah tempat sedanngkan tumbuhan hanya bergantung pada tanah tempat brtumbuh.Dari tanah tersebut tumbuhan itu mendapatkan asupan makanan anorganik yang biasa disebut unsur hara.Unsur hara bagi tumbuhan tidak dapat tergantikan karena merupakan unsur esensial yang harus ada dalam jumlah tertentu dengan takaran yang tepat bagi masing masing tumbuhan.

  • Peranan Kimia dalam pembuatan pupuk buatan tunggal.

Pupuk tunggal adalah yang mengandung satu jenis unsur hara yang diperlukanbagiperkembangantumbuhan. Contoh pupuk tunggal adalah pupuk N (pupuk Urea, ZA, dkk), P (pupuk superfosfat, Aluminium fosfat, dkk), dan K (pupuk kalium klorida, dkk).

  • Peranan kimia dalam pembuatan pupuk majemuk.

Pupuk tunggal adalah pupuk yang mengandung lebih dari dua jenis unsur hara, seperti pupuk NK,NP dan NPK. Pupuk majemuk yang paling banyak digunakan adalah pupuk NPK yang mengandung senyawa ammonium nitrat (NH4NO3), ammonium dihidrogen fosfat (NH4H2PO4), dan kalium klorida (KCl). Kadar unsur hara N, P, dan K dalam pupuk majemuk dinyatakan dengan komposisi angka tertentu. Misalnya pupuk NPK 10-20-15 berarti bahwa dalam pupuk itu terdapat 10% nitrogen, 20% fosfor (sebagai P2O5)dan 15% kalium (sebagai K2O).

  • Peranan kimia dalam pembuatan insektisida.

Insektisida digunakan untuk untuk membasmi dan mencegah serangan hama serangga seperti wareng, ulat dan belalang.

  • Peranan kimia dalam pembuatan rodentisida.

Pestisida ini dipakai untuk membasmi dan mencegah serangan hewan pengerat semacam tikus yang ada di lahan pertanian, gudang ataukebun yang ada di halaman rumah.

  • Peranan kimia dalam pembuatan herbisida.

Penggunaan herbisida biasa dipakai untuk membasmi dan mencegah serangan dari tanaman penganggu, seperti rurumputan liar dan alang- alang.

  • Peranan kimia dalam pembuatan fungisida.

Penggunaan Fungisida biasa di pakai untuk membasmi dan mencegah serangan jamur. Contohnya : natrium, organemerkuri, dipromat.

  1. Penerapan Ilmu Kimia dalam Bidang Geologi.

Penerapan kimia dalam bidang Geologi diperlukan untuk meneliti jenis dan komposisi materi dalam batuan dan mineral. Peran ilmu kimia di bidang geologi adalah mempermudah para geolog dalam mempelajari kandungan material bumi seperti logam ataupun minyak bumi dengan beragam sifat kimia dari berbagai material bumi dan teknik analisisnya.

  1. Penerapan Ilmu Kimia dalam Bidang Biologi

Biologi adalah ilmu yang membidangi khusus dalam mempelajari tentang makhluk hidup ( tumbuhan dan hewan). Proses kimia yang berlangsungpadamakhlukhidupmeliputipencernaanmakanan, pernapasan, fermentasi, metabolisme,fotosintesis, dll. Untukmempelajarinya, diperlukanpengetahuan yang mendalamistrukturdansifatsenyawa yang ada, sepertikarbohidrat, vitamin, protein, enzim, asamnukleat, lemak,dll.

  1. PenerapanIlmu Kimia Bidang Mesin.

Ilmukimia juga berhubungan dengan bidang permesinan yaitu mempelajari sifat dan komposisi logam yang baik dalam pembuatanmesin, mempelajarisifatminyakpelumasmesin, dan komposisi bahan bakar.

  1. Penerapan Ilmu Kimia Bidang Teknik Sipil.

Bahan- bahan yang biasa digunakandalambidangini antara lain, kayu,semen, cat,besi,paku,pralon, lem,dsb. Semua bahan tersebut dihasilkan melalui riset dengan menggunakan ilmu kimia. Manfaat ilmu kimia dalam hal ini adalah supaya bahan bangunan tersebut bisa diketahui kelebihan serta kekurangannya, sehingga dapat mengurangi adanya kecelakaan di kemudian hari.

  1. Penerapan Ilmu Kimia dalam Bidang Hukum.

Bidanghukumsecaralangsungmemangtidakmempunyaihubungandenganilmukimia, tapimanfaatilmukimiadalambidanghukuminidapatditerapkan untukpemeriksaanperalatanbuktikriminalitas. Misal mengidentifikasi bagiantubuhkorbandenganmemeriksastruktur DNA-nyakarenastruktur DNA darisetiap orang berbeda-beda.

English English Indonesian Indonesian