Smart Economy With Local Wisdom jadi Tema Ospek Fakultas Ekonomi Unigoro 2019

Universitas Bojonegoro mengadakan kegiatan Ospek Fakultas yang dilaksanakan dalam 2 hari secara bergantian yaitu Minggu tanggal 29 September dan 6 Oktober 2019 di kampus Universitas Bojonegoro.

Minggu (29/09) kemarin hari pertama Fakultas Ekonomi melakukan kegiatan Ospek Fakultas Ekonomi, kegiatan ini dibuat dengan 2 konsep, untuk hari pertama konsep Bursa Produk hari kedua Outbond.

Menurut ketua pelaksana Devi Tristio Putri, pada kegiatan Ospek FE yang menggunakan 2 konsep Bursa Produk dan Outbond tentunya ada aturan atau ketentuan pada Mahasiswa/i dalam mengikuti kegiatan tersebut. Acara tersebut dimulai pukul 08.00 – 13.00 WIB dan dihadiri Dekan dan Dosen Fakultas Ekonomi dan Mahasiswa FE serta anggota BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) FE yang menggunakan konsep Bursa Produk.

Mohammad Arif Ariza, selaku ketua BEM Universitas Bojonegoro mengatakan maba tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, bedanya akan karakter berfikirnya di mana maba sekarang lebih banyak repon dengan kehidupan kampus, kemahasiswaan, dan keorganisasian. Itu bisa dilihat ketika di Ospek Universitas atau Fakultas yang juga masih berlangsung.

Menurutnya, Ospek FE Unigoro 2019 ini bertemakan “Smart Economy With Local Wisdom” yang berarti Ekonom cerdas dengan kearifan lokal, sudah jelas tujuannya bahwa untuk mewujudkan seorang Ekonom yang cerdas dengan tetap memanfaatkan kearifan lokal yang disitu dikonsep pada kegiatan Bursa Produk dengan memanfaatkan kearifan lokal yang ada di desa se-Kabupaten Bojonegoro dengan diciptakannya bisnis kreatif baru.

“Tentunya ada perbedaan antara Ospek Universitas dengan Ospek Fakultas, konsepnya lebih meluas di ospek universitas dan di fakultas khususnya Fakultas Ekonomi, kita hanya kurang lebih menitikberatkan keekonomiannya,” ujar Ariza. (UKM P2J)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

English English Indonesian Indonesian