Tes TOEFL Batch 1 dan 2 Dilaksanakan

TOEFL

SERIUS: Tes TOEFL yang dilaksanakan Kamis (20/7) sore diruang  Lab Bahasa Lt 2 Rektorat Universitas Bojoegoro.

 

LEMBAGA Pendidikan Pusat Bahasa, Budaya dan Keberlanjutan (PUSAKA) Universitas Bojonegoro (Unigoro) baru menyelesaikan tes TOEFL Batch 1. Tes ini rata-rata diikuti oleh mahasiswa semester 7, Kamis (20/7) sore.

Seperti diketahui, Lembaga PPK & PUSAKA Unigoro disahkan pada 21 November 2016. Tujuannya mengajak mahasiswa untuk meningkatkan mutu para lulusannya dengan membekali mereka dengan sertifikat pendamping ijazah yang dapat digunakan untuk melamar pekerjaan setelah mereka lulus nanti.

Pendirian lembaga ini sesuai dengan keputusan dari Kemenristekdikti, agar lulusan mempunyai SKPI surat keterangan pendamping ijazah yang nantinya berguna untuk melamar pekerjaan seperti PNS ataupun BUMN.

Lembaga PPK &PUSAKA Unigoro membawahi tiga elemen, yaiu bahasa, budaya, dan keberlanjutan. Untuk bahasa bekerjasama dengan Ednovation International, lembaga yang berlisensi mengeluarkan sertifikat ETP Ednovation Toefl  Prediction Test yang diakui secara internasional dengan adanya toefl,

 

Lembaga PPK &PUSAKA Unigoro kian membuktikan keseriusannya dengan meningkatkan kapasitasnya  dalam  berbahasa inggris untuk mempersiapkan lulusan diskala internasional mulai dari sekarang.

Menurut Nina Megawati, selaku pembimbing dan pengurus Lembaga PPK & PUSAKA Unigoro mengatakan, tes TOEFL akan dibuka setiap 3-6 bulan. “Dengan program adnovation kami kerjasama dengan program mereka. Peserta akan mendapat sertifikat TOEFL dengan Rp 350 ribu, bisa mengikuti kursus sampai memperoleh skor minimal 450. Jadi bisa mengulang tes tanpa bayar, kalau di instansi luar saja bisa sampaiRp 1,2 juta,” ucapnya.

Jumlah peserta tes TOEFL PUSAK Kamis lalu dikuti 76 mahasiswa yang terdiri dari Batch 1 dan Batch 2

“Selain meningkatkan nilai TOEFL, PUSAKA dalam membawahi 3 elemen selain nilai terdapat  legalitas untuk menawarkan SDM. Jadi, jika ada kerjasama dengan universitas luar negri di bidang penelitian, maka mahasiswa secara langsung mendampingi profesor tersebut. Benefit yang didapatkan berupa surat refrensi pribadi dari profesor dan untuk mempermudah mencari beasiswa S2,” terangnya.

Tes tersebut mendapat respons positif dari mahasiswa. Salah satunya adalah Tiara Eka Putri, mahasiswa dari Fakultas Ekonomi semester 7, yang masuk dalam  Batch 1.

“Bimbingan dimulai dari dasar (basic), membuat kalimat. Karena, writing itu point yang paling penting. Jadi, bagaimana structur dari penyusunan kalimat itu sendiri,” tutur Tiara.

“Harapan utuk bimbingan toefl, penting banget sangat berguna untuk pekerjaan kita skor diatas 450 lebih mudah untuk mendapat pekerjaan. Karena, bahasa Inggris adalah bahasa internasional, sayang banget kalau tidak ikut TOEFL,  come on lets join  TOEFL together with us,” tutup Tiara. (Su)

You may also like...