BOJONEGORO – Prodi ekonomi pembangunan Universitas Bojonegoro (Unigoro) akan melaksanakan asesmen lapangan pada 1 hingga 4 Juni 2025 mendatang. Selasa (20/5/25), Fakultas Ekonomi (FE) Unigoro menggelar koordinasi lintas sektoral di ruang adu ide Rektorat Unigoro. Untuk mematangkan persiapan akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntasi (LAMEMBA).
.jpg)
LINTAS SEKTORAL: Rektor Unigoro mengajak seluruh pihak menyukseskan asesmen lapangan akeditasi prodi ekonomi pembangunan Unigoro pada 1 hingga 4 Juni 2025.
Rektor Unigoro, Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MM., M.Hum., meminta seluruh pihak untuk menyukseskan akreditasi prodi ekonomi pembangunan. “Karena akreditasi prodi juga akan berpengaruh terhadap akreditasi universitas. Kualitas dan mutu suatu prodi akan dinilai oleh masyarakat berdasarkan akreditasinya. Akreditasi menjadi pertimbangan calon mahasiswa untuk menentukan prodi pilihannya,” tuturnya.

SONGSONG AKREDITASI: Dekan FE Unigoro, Endang, SE., MM. (tengah) bersama Kaprodi Ekonomi Pembangunan Unigoro, Dr. Moh. Saiful Anam, SE., MM.
Sementara itu, Dekan FE Unigoro, Endang, SE., MM., memaparkan, untuk menghadapi asesmen lapangan oleh LAMEMBA diperlukan persiapan yang matang. Seperti koordinasi dengan dosen, mahasiswa, alumni, pelaku usaha, mitra, dan para stakeholders. Di momen rapat tersebut, pihaknya juga memetakan penanggung jawab setiap kriteria yang akan dinilai asesor. “Kita juga perlu mengecek dan menyiapkan data-data penting yang dibutuhkan dokumen fisiknya. Makanya semua tim kita mintakan masukan. Karena di sini banyak dosen-dosen senior yang lebih berpengalaman. Masukan itu bisa menjadikan proses asemen menjadi lebih baik,” paparnya.
Endang berharap, asesmen lapangan akreditasi prodi ekonomi pembangunan oleh LAMEMBA mendapatkan hasil yang terbaik. Sekaligus memenuhi keinginan para stakeholders. “Maka kita satukan semua tim agar kompak dan solid,” tandasnya. (din)
