BOJONEGORO – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) dan Senat Mahasiswa (SEMA) Universitas Bojonegoro (Unigoro) resmi dilantik, Rabu (8/4/26). Pelantikan yang disaksikan langsung oleh Wakil Rektor III serta Biro Kerja Sama dan Kemahasiswaan Unigoro ini berlangsung secara khidmat di Gedung Mayor Sogo. Sebagai bentuk legitimasi resmi kepengurusan yang baru.
Wakil Rektor III Unigoro, Ir. H. Noor Djohar, MM., melantik secara langsung jajaran pengurus BEM KM dan SEMA Unigoro. Beliau mengapresiasi terbentuknya organisasi kemahasiswaan (ormawa) internal sebagai langkah penting dalam proses pembentukan karakter mahasiswa. “Setelah tiga tahun terakhir BEM KM dan SEMA ini vakum, kini mampu berdiri kembali. Ini akan menjadi proses kawah candradimuka bagi mahasiswa dalam membentuk jati diri,” tuturnya.
Jatmiko Budi S. dan Nico Ferdian terpilih secara aklamasi sebagai Presma dan Wapresma BEM KM Unigoro. Sedangkan Ketua SEMA Unigoro terpilih adalah M. Qafid Jalaludin beserta 13 anggota senat perwakilan dari lima fakultas.

Dalam sambutannya, Jatmiko menegaskan komitmennya untuk menjadikan BEM KM sebagai organisasi yang responsif terhadap berbagai persoalan sosial. “Dalam kepemimpinan saya, BEM KM Universitas Bojonegoro tidak akan menutup mata, tuli, dan bisu terhadap isu sosial. Termasuk penindasan terhadap rakyat kecil, baik di tingkat daerah maupun nasional,” terangnya.
Khafid juga menjelaskan, SEMA memiliki peran strategis sebagai wadah penyalur aspirasi mahasiswa. “Aspirasi tidak hanya cukup disampaikan, tetapi juga harus diperjuangkan agar dapat memberikan dampak nyata,” imbuhnya.
Pelantikan BEM KM dan SEMA Unigoro juga dihadiri oleh Dr. Saiful Anam, SE., MM., selaku pembina SEMA Unigoro, perwakilan organisasi BEM dari berbagai kampus di Bojonegoro, serta dan seluruh ketua ormawa Unigoro.
Civitas akademika menaruh harapan, BEM KM dan SEMA Unigoro dapat menjalankan perannya secara optimal. Sebagai representasi mahasiswa serta agen perubahan di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. (din)
