LPPM Unigoro Rampungkan Kajian Rencana Pengelolaan Wisata Waduk Gongseng, Disbudpar Bojonegoro: Siapkan Uji Coba Destinasi

BOJONEGORO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bojonegoro (Unigoro) telah merampungkan kajian rencana pengelolaan pengembangan wisata Waduk Gongseng, Temayang. Pekan ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro menggelar rapat laporan akhir kajian yang juga dihadiri oleh perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo serta Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Temayang. Dokumen kajian tersebut akan menjadi landasan dalam pengembangan kawasan wisata Waduk Gongseng secara terencana, berkelanjutan, dan sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku.

Ketua Tim Penyusun Kajian LPPM Unigoro, Endang, SE., MM., memaparkan hasil kajian yang memuat roadmap pengembangan wisata Waduk Gongseng dalam tiga tahapan strategis. Tahap jangka pendek difokuskan pada pemenuhan infrastruktur dasar kawasan, pemasangan signage, peningkatan fasilitas keamanan, serta penyediaan sarana pendukung bagi pengunjung.

“Kemudian tahap jangka menengah diarahkan pada penguatan tata kelola melalui penyusunan SOP (standar operasional prosedur), sertifikasi pemandu wisata, digitalisasi sistem tiket, dan penambahan wahana wisata berbasis alam. Sedangkan tahap jangka panjangnya menitikberatkan pada peningkatan investasi swasta. Seperti pembangunan resort di kawasan penyangga, penyelenggaraan festival berskala nasional, serta penerapan konsep smart tourism guna mewujudkan destinasi wisata yang modern, inovatif, dan berkelanjutan,” paparnya.

Endang melanjutkan, Waduk Gongseng memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan Kota Ledre. Melalui intervensi pembangunan infrastruktur yang tepat, penguatan tata kelola berbasis komunitas, serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. “Waduk Gongseng bisa bertransformasi dari sekadar infrastruktur sumber daya air menjadi destinasi wisata yang mampu menggerakkan perekonomian daerah dan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi baru Kabupaten Bojonegoro,” tukasnya.

APRESIASI: Kepala Disbudpar Bojonegoro, Elzadeba Agustina, SH., M.Kes., memimpin rapat laporan akhir kajian rencana pengelolaan pengembangan wisata Waduk Gongseng, Temayang.

Sementara itu Kepala Disbudpar Bojonegoro, Elzadeba Agustina, SH., M.Kes., mengapresiasi kinerja tim penyusun kajian LPPM Unigoro. Laporan akhir ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan wisata Waduk Gongseng. Tahapan berikutnya adalah penyelesaian proses perizinan yang akan dilanjutkan dengan pembangunan kawasan sesuai roadmap pengembangan. “Pemkab Bojonegoro juga akan mempersiapkan pelaksanaan launching dan pembukaan uji coba destinasi wisata sembari menunggu proses perizinan selesai. Selain itu, berbagai persiapan pendukung, seperti pemberdayaan pelaku UMKM dan penguatan kapasitas Pokdarwis (kelompok sadar wisata) akan dilakukan agar masyarakat siap berperan aktif dalam pengelolaan destinasi wisata,” tuturnya.

Rencana pengembangan wisata Waduk Gongseng disambut baik oleh masyarakat Kecamatan Temayang. Mulai dari pemerintah desa dan kecamatan, hingga Pokdarwis, menyatakan kesiapannya untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Sekaligus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan kawasan wisata agar memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. (din)