BOJONEGORO – Universitas Bojonegoro (Unigoro) meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang PKM Award 2026 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Senin (21/9/26). Sebagai, perguruan tinggi terproduktif skema pendanaan pada klaster V dengan pendanaan 6 judul serta pembinaan terbaik pada klaster V dengan pengusulan 27 judul pendanaan dan insentif 6 judul (22,22%). Tahun ini, Unigoro menjadi satu-satunya perguruan tinggi di LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur yang terbanyak meloloskan pendanaan dengan total enam tim.
Kepala Biro Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unigoro, Erwanto, M.Si., menerangkan, PKM Award digelar setelah pelaksanaan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM (PKP2) pekan lalu. Sebelumnya dia mengira dalam ajang tersebut juga akan diumumkan nama-nama tim yang lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke 39. “Sejak awal persiapan PKM, kami benar-benar melakukan kurasi agar rasio jumlah proposal yang diajukan dan yang diterima tidak terlalu jomplang. Alhamdulillah Unigoro berhasil mendapatkan dua penghargaan PKM Award 2026,” terangnya, Selasa (22/9/26).
Tahun lalu, Unigoro meraih penghargaan sebagai Peringkat 3 Perguruan Tinggi Berprestasi Bidang Kemahasiswaan dalam Anugerah Kampus Unggulan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII. Berkat konsistensinya dalam mendorong budaya riset dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan kampus.
Menyongsong PIMNAS tahun ini, Erwanto optimistis beberapa kelompok memiliki peluang untuk lolos. “Ada dua kelompok yang berpeluang ke PIMNAS. Berdasarkan kelengkapan data dalam laporannya dan kemampuan presentasinya yang baik. Saat PKP2 kelompok tersebut bisa menjawab seluruh pertanyaan dari dewan juri. Sebelumnya, kami juga mendampingi seluruh kelompok untuk menyelesaikan draft laporan kemajuan sekaligus latihan presentasi,” tandas dosen Prodi Kimia Unigoro. (din)
