Akademisi Unigoro Dorong Pelajar dan Mahasiswa Berpartisipasi di Bojonegoro Innovative Award

BOJONEGORO – Tiga akademisi Universitas Bojonegoro (Unigoro) berpartisipasi dalam ajang Bojonegoro Innovative Award (BIA) 2023 sebagai dewan juri. Yakni Faishal Ashari, S.Pd., MT., selaku dewan juri kategori masyarakat; Handoko Sosro Hadi Wijoyo, SE., MM., kategori organisasi pemerintah daerah (OPD); serta Muhammad Rizqi Agustino, S.Kom., MBA., kategori pemerintah desa (pemdes). Pengumuman pemenang BIA 2023 berlangsung di Hotel Eastern pada Kamis (21/9/2023).

Menurut Rizqi, BIA merupakan program yang diinisiasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro. Sebagai akademisi, pihaknya mendorong pemerintah setempat untuk menambahkan kategori khusus pelajar dan mahasiswa agar mereka bisa berpartisipasi dalam ajang tersebut. Sehingga tidak dijadikan satu dengan kategori masyarakat. “Agar inovasi yang ditawarkan lebih beragam dan bisa merespon kebutuhan masyarakat, pemerintah juga bisa menambahkan kategori khusus pelajar dan mahasiswa dalam ajang BIA tahun berikutnya. Karena inovasi dan gagasan dari kalangan mereka pasti akan berbeda dengan inovasi dari OPD, pemdes, dan masyarakat umum,” papar dosen Fakultas Ekonomi Unigoro, Jumat (22/9/23).

Rizqi melanjutkan, berbekal ilmu dan pengalaman yang didapatkan di sekolah maupun kampus, pelajar serta mahasiswa selayaknya diberi kesempatan untuk memberikan sumbangsih inovasi kepada daerahnya masing-masing. Mereka merasa lebih bangga jika pemerintah setempat mengapresiasi inovasi karya putra daerahnya. “Harapan kami sebagai akademisi, pemerintah mau berkolaborasi dengan lembaga sekolah atau perguruan tinggi di Bojonegoro untuk memfasilitasi pelajar dan mahasiswa mengembangkan inovasinya,” imbuhnya.

BIA 2023 adalah kompetisi yang menjaring seluruh inovasi dari OPD, pemdes, dan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro untuk mendukung peningkatan kualitas indeks inovasi daerah. (din)