Belajar Olahan Daun Kenikir bersama Petani SLP

Para petani Program Sekolah Lapang Pertanian (SLP) 2019, pada Jum’at (25/5) sore kemarin mengikuti kegiatan pelatihan olahan daun kenikir di Rumah Belajar SLP, di Desa Gayam.

Pelatihan ini merupakan pertemuan ke-13 dalam program pengembangan masyarakat dari ExxonMobil Cepu Ltd bersama LPPM Universitas Bojonegoro.

Peserta belajar mengolah daun kenikir menjadi olahan pepes dengan cita rasa yang enak dan menggugah selera. Dengan seksama, mereka menyimak proses pembuatan pepes daun kenikir mulai dari awal hingga sudah matang.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian stimulus bagi para peserta yang aktif mengikuti kegiatan dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan.

Dalam kegiatan itu, turut dihadiri langsung oleh perwakilan EMCL dan Arief Januwarso, S.Sos, M.Si, selaku Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, yang juga menyerahkan secara langsung stimulus kepada para petani.

Ketua LPPM Universitas Bojonegoro, Laily Agustina Rachmawati, M.Sc, mengatakan, setelah ini masih akan ada satu pertemuan lagi dengan para petani peserta SLP, ia juga mengapresiasi semangat dari para petani yang terus aktif mengikuti program tersebut.

“Ini merupakan pertemuan ke-13, dan setelah ini kita masih akan ada satu pertemuan lagi, semangat belajar para peserta luar biasa dan semoga bisa mendapat manfaat dari program SLP ini,” ujar dosen Ilmu Lingkungan tersebut.

Seusai membagi stimulan kegiatan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama sebagai wujud kebersamaan dan silaturahmi dari EMCL, LPPM Unigoro dan petani di empat desa, yakni Gayam, Mojodelik, Bonorejo dan Brabowan, Kecamatan Gayam. (humas)

You may also like...

English English Indonesian Indonesian