Fakultas Pertanian Unigoro Kunjungi Gelar Teknologi Perlindungan Tanaman 2018 di Kabupaten Lamongan

Dalam rangka mendukung program peningkatan produksi untuk mencapai swasembada pangan, UPT. Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Timur menyelenggarakan acara Gelar Teknologi Perlindungan Tanaman 2018 di Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan pada Selasa (30/10) lalu.

Acara tersebut mengambil tema “Manajemen Tanaman Sehat” dengan tujuan untuk mewujudkan kedaulatan pangan yang ada di Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan.

Dalam kegiatan Gelar Teknologi Perlindungan Tanaman 2018 itu Fakultas Pertanian Universitas Bojonegoro turut hadir dengan misi agar dapat menambah wawasan dan pengetahuan para mahasiswa Fakultas Pertanian.

Ada sekitar 30 mahasiswa dari Fakultas pertanian yang terdiri dari semester I, III, V, dan VII berkunjung dalam acara tersebut yang didampingi langsung oleh Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Pertanian Unigoro, Ir. H. Sugiyanto, MM dan Ir. Darsan, M.Agri.,.

Para mahasiswa memanfaatkan kesempatan dalam kunjungan tersebut untuk melihat-lihat tanaman pengendali OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) seperti refugia dan adapun jenis tanaman yang dipamerkan di antaranya, padi, jagung, cabai, melon, pepaya, waluh, kangkung, selada, bawang merah, dsb.

Tidak hanya itu, para mahasiswa juga turut mengikuti pelatihan yang diselenggarakan dalam acara tersebut.

“Dengan berkunjung ke acara-acara yang berhubungan dengan pertanian seperti ini, tentu akan menambah wawasan mahasiswa Fakultas Pertanian serta dapat meningkatkan jiwa keingintahuan antar mahasiswa Faperta. Selain itu, mahasiswa juga dapat terjun langsung ke lapangan”, ujar Ilham Muchtar As’ari, ketua BEM Fakultas Pertanian.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian, Ir. H. Sugiyanto, MM., yang turut mendampingi para mahasiswa mendukung penuh kegiatan ini dan menilai hal tersebut dapat membawa banyak manfaat dan wawasan baru bagi mahasiswa.

“Saya mendukung penuh kegiatan kunjungan mahasiswa Fakultas Pertanian dalam acara Gelar Teknologi Perlindungan Tanaman tersebut, dengan adanya acara ini tentu wawasan mahasiswa akan bertambah dan menjadi lebih paham lagi bahwa wawasan dan pengetahuan tentang seputar pertanian itu sangat luas,” ujarnya.

Pihaknya menambahkan, Fakultas Pertanian akan lebih aktif untuk mengikuti kegiatan-kegiatan di luar kampus agar dapat menjadi ilmu baru tentang dunia pertanian, khususnya bagi para mahasiswa. (ima/rosa)

You may also like...

English English Indonesian Indonesian