Kelompok 04 KKN Unigoro Laksanakan Survei Demografi dan Potensi Lokal Desa

BOJONEGORO – 27 kelompok KKN Tematik Kolaboratif Unigoro 2024 mulai melaksanakan survei demografi masyarakat sejak pekan lalu. Salah satunya dilakukan oleh Kelompok 04 di Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, pekan lalu. Survei demografi masyarakat desa bertujuan untuk mendapatkan data yang akurat mengenai kondisi sosial, ekonomi, dan pendidikan. Pelaksanaan survei ini diarahkan langsung oleh DPL Kelompok 04 KKN Unigoro, Nindy Callista E., ST., M.Ling.

Ketua Kelompok 04 KKN Unigoro, Alvian Nur Rohmat, menuturkan, selaras dengan tema KKN tahun ini mengusung misi Zero Poverty atau Nol Kemiskinan. Setiap kelompok diwajibkan menghasilkan output berupa data kemiskinan, data potensi ekonomi dan SDA. Sehingga perlu dilakukan survei demografi masyarakat sebelum kegiatan KKN dimulai pada Juli. “Kami sudah melaksanakan survei dua kali. Yakni survei tentang demografi masyarakat dan survei potensi lokal desa. Selain itu, kelompok kami juga rutin menggelar pertemuan untuk merumuskan program kerja yang akan diterapkan di Desa Jelu,” tuturnya pada Rabu (15/5/24).

Alvian melanjutkan, Pemerintah Desa Jelu merespon positif kehadiran Kelompok 04 KKN Unigoro. Berdasarkan pantauan di lapangan, kelompok ini menemukan beberapa problem yang terjadi di desa tersebut. Antara lain tingginya angka pernikahan dini, tidak adanya saluran irigasi untuk pertanian, serta sedikit warga yang berpendidikan sarjana. “Meskipun ada banyak masalah, Desa Jelu juga memiliki potensi lokal yang bisa untuk dikembangkan. Seperti ada UMKM yang memproduksi krecek menyok namun hanya dipasarkan di lokal sekitar. Lalu ada sumber mata air berupa sendang, tapi tidak terawat. Warga di sana hanya memanfaatkan untuk mandi sepulang dari sawah,” ungkapnya.

Mahasiswa semester enam prodi teknik sipil Unigoro ini berharap, kehadiran Kelompok 04 KKN Unigoro dapat memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat Desa Jelu. Terutama menjadi teladan bagi pemuda-pemudi untuk tetap melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. (din)