Kepala Lembaga Ketahanan Nasional Isi Seminar Kebangsaan di Universitas Bojonegoro

Kepala Lembaga Ketahanan Nasional Isi Seminar Kebangsaan Di Universitas Bojonegoro

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bojonegoro (BEM U) mengadakan acara seminar kebangsaan bertajuk “Peran Mahasiswa sebagai Pilar Kekuatan suatu Bangsa”, pada Kamis (27/12) siang kemarin, di Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Seminar Kebangsaan tersebut menghadirkan narasumber utama dari kepala LEMHANNAS (Lembaga Ketahanan Nasional), Marsma TNI (Purn) Johanes Urip Utomo, dan dihadiri oleh ratusan peserta dari mahasiswa Universitas Bojonegoro.

Dalam kegiatan itu hadir juga Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., Rektor Universitas Bojonegoro, Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MH., M.Hum., serta Slamet Kyswantoro, SE., MM.

Seminar dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars dan Hymne Universitas Bojonegoro dan pembacaan pancasila secara serentak. Selanjutnya sambutan dari Ketua Panitia, Ketua PRESBEM Universitas Bojonegoro, Perwakilan Wakil Bupati Bojonegoro, Ketua Yayasan Suyitno dan sambutan Rektor Universitas Bojonegoro.

Kegiatan lalu dilanjutkan dengan penyampaian materi yang diberikan oleh narasumber utama yaitu Kepala LEMHAMNAS (Lembaga Ketahanan Nasional), Marsma TNI (Purn) Johanes Urip Utomo dan narsumber kedua yaitu mantan Rektor Universitas Bojonegoro, Slamet Kyswantoro, SE., MM.

Marsma TNI (Purn) Johanes Urip Utomo memberikan pemahaman kepada mahasiswa Universitas Bojonegoro tentang bentuk implementasi peran mahasiswa sebagai pilar kekuatan bangsa Indonesia. Ia juga menuturkan bentuk pengimplementasian tersebut dapat dilakukan dengan hal-hal kecil yaitu dengan perduli pada lingkungan sekitar.

Ia juga memberikan pengetahuan tentang esensi dari kelima sila Pancasila dan bagaimana bangsa Indonesia utamannya generasi muda yaitu mahasiswa kembali lagi menggali nilai-nilai luhur dari 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhenika Tunggal Ika.

“Mahasiswa sebagai agen of change tidak perlu melakukan sesuatu yang muluk-muluk tetapi sederhana saja contohnya mengenai kebersihan lingkungan yaitu membuat bank sampah kemudian mengajar membaca Al Quran pada anak kecil, bakti sosial, KKN dan apapun hal kecil yang jarang atau tidak tersentuh. Tetapi dengan itu masyarakat bisa memberikan apresiasi untuk mahasiswa dan Kita harus berfikir idealis, kritis dan berfikir positif. Artinya dengan berfikir seperti itu kita tidak akan pernah menjelekkan seseorang, negara atau bahkan menyebarkan berita hoak,” tutur Johanes.

Sementara itu, narasumber lainnya, Slamet Kyswantoro, SE., MM., memberikan pengetahuan dan pemahaman yaitu bentuk nyata peran mahasiswa sebagai pilar kekuatan suatu bangsa yaitu dengan aktif kegiatan organisasi salah satunya Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus atau OMEK dan Unit Kegiatan Mahasiswa Intra Kampus atau UKM.

Dalam kegiatan tersebut dibuka diskusi tanya jawab dan disambut antusias oleh para peserta. Diharapkan dengan diadakannya seminar kebangsaan ini mahasiswa Universitas Bojonegoro lebih mengerti bagaimana bentuk implementasi peran mahasiswa sebagai pilar kekuatan bangsa Indonesia. Menerapkan esensi dari kelima sila pancasila juga dapat menggali nilai-nilai luhur dari 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhenika Tunggal Ika. (kha/vi)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

English English Indonesian Indonesian