Keren Melalui Bank Sampah Digital, Dua Mahasiswa Universitas Bojonegoro Sabet Apresiasi Satu Indonesia Award 2022

Keren Melalui Bank Sampah Digital, Dua Mahasiswa Universitas Bojonegoro Sabet Apresiasi Satu Indonesia Award 2022

 

Universitas Bojonegoro – Dua mahasiswa Universitas Bojonegoro Edwin Fernanda Abhipaya dan Andrian Maulan sabet apresiasi Satu Indonesia Award 2022 dibidang Teknologi pada kategori kelompok, karena mampu meciptakan sistem pelaporan berbasis digital yang real time dengan nama Bank Sampah Digital.

Anugerah Satu Indonesia Award 2022 ini merupakan ajang yang diselenggarakan ke-13. Ajang ini adalah kontribusi grub Astra untuk berperan aktif meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui karsa, cipta, dan karya terpadu, lewat produk serta layanan yang unggul dan kontribusi sosial yang berkelanjutan. Adapun kategori yang dilombakan meliputi bidang lingkungan, Pendidikan, kesehatan, teknologi, dan kewirausahaan. Sementara, dari masing-masing kategori tersebut dikelompokkan menjadi dua, yakni individu dan kelompok.

Team millennial yang tergabung dalam ajang ini yakni Edwin Fernanda Abhipaya, mahasiswa Teknik Sipil Universitas Bojonegoro sebagai ketua, M. Andrian Maulana, Mahasiswa Fakultas Fisip Universitas Bojonegoro sebagai wakil ketua tim. Sedangkan para anggotanya adalah Sativa Fairus Callista XII IPS 3 SMAN 3 Bojonegoro, Rendra, Firdiana dan Linda serta Ilham dari SMKN 2 Bojonegoro jurusan Jaringan Komputer.

Sebagai informasi, program Bank Sampah ini dicetuskan pertama kali pada tahun 2016 oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, melalui SK Nomor 27 Tahun 2016 tentang Bank Sampah Bojonegoro.

“Tugas utamanya membentuk unit bank sampah di 28 Kecamatan dan 420 desa di Kabupaten Bojonegoro. Ini merupakan bentuk konkret dari kegiatan Bank Sampah yakni pemilahan sampah yang dilakukan oleh kelompok di setiap desa, dan dijual secara langsung dengan satuan kilogram,” pungkas Eddy Siswanto, Pembimbing Program Bank Sampah Digital, Jum’at (4/11/2022).

Sementara itu, menurut Edwin Fernanda selaku Ketua Team menjelaskan bahwa penggunaan aplikasi Bank Sampah Digital ini adalah terobosan pertama kali serta satu-satunya di Indonesia. Pada saat ini terdapat 7 millenial Bojonegoro yang tergabung dalam kegiatan tersebut.

“Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup sangat proaktif bahkan memberikan ruang kepada kami” sambung Edwin

Tim Jurnalis UKM P2J