Pra Diksar Gabungan Resimen Mahasiswa Bojonegoro-Lamongan Diikuti 22 Peserta

Pra Diksar Gabungan Resimen Mahasiswa Bojonegoro-Lamongan Diikuti 22 Peserta

Resimen Mahasiswa Mahasurya Satmenwa Universitas Bojonegoro menggelar Pra Pendidikan dan Latihan Dasar Gabungan Latsar LXXII Bojonegoro dan Lamongan yang dilaksanakan pada tanggal 23 – 25 Desember 2018.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kampus Universitas Bojonegoro itu diikuti oleh 22 peserta yang merupakan mahasiswa dari 4 kampus yang ada di Bojonegoro dan Lamongan, yakni Unigoro, Unigiri Bojonegoro, STIE Cendikia Bojonegoro dan Unisda Lamongan.

Dalam kegiatan selama 3 hari tersebut, para peserta mendapatkan beberapa materi pelatihan, di antaranya materi kedisiplinan, wawasan kebangsaan, pendidikan anti korupsi, pendidikan anti radikalisme hingga pengenalan senjata oleh KODIM 0813 Bojonegoro.

Muh. Soimun, penanggung jawab kegiatan mengatakan, materi-materi yang diberikan kepada peserta meliputi banyak hal yang berkaitan dengan bela negara, selain itu pemateri yang dihadirkan mulai dari pihak, mulai dari Alumni Menwa, Bakesbangpol Bojonegoro, Rektor Unigoro, Unigiri dan STIE Cendikia, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, hingga KODIM 0813.

Menurutnya, materi-materi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam bela negara maupun kedisiplinan para peserta.

“Kegiatan ini sangat berguna bagi calon anggota Resimen Mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam bela negara maupun kedisiplinan, serta dapat menjadi teladan dalam kehidupan akademik diperguruan tinggi, serta sebagai modal pribadi yang lebih baik dan berguna,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Menwa Universitas Bojonegoro, Didiek Wahyu Indarta SH, S.P1 bersyukur seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar hingga acara penutupan dan berharap agar peserta yang mengikuti kegiatan dapat memberikan contoh kepada mahasiswa lainnya untuk menjadi pelopor agen perubahan di masing-masing kampus.

“Pelaksanaan pra diksar ini untuk mendidik karakter dari calon anggota, karena resimen adalah pasukan cadangan nasional, diharapkan outputnya nanti mereka bisa memberikan contoh untuk jadi pelopor agen perubahan di masing-masing kampus,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, peran aktif Resimen mahasiswa sebagai wadah keikut sertaaan mahasiswa dalam usaha bela negara sekaligus merupakan salah satu komponen kekuatan pertahanan dan keamanan negara yang diharuskan memiliki mental yang kuat sebagai salahsatu unsur rakyat terlatih. (hms)

You may also like...

1 Response

  1. Salam komandan tetap semangat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

English English Indonesian Indonesian