Ria Agustin: Pernah Gagal, Ikut Lagi Jadi Pemenang

BOJONEGORO – Ria Agustin, mahasiswi semester lima pogram studi (prodi) hukum Universitas Bojonegoro (Unigoro), dinobatkan sebagai juara wakil 1 dalam ajang Pemilihan Duta Wisata Kange Yune Bojonegoro 2023, pada Minggu (10/11/2023). Dia berhasil mengalahkan puluhan peserta lainnya dari berbagai lembaga sekolah dan perguruan tinggi.

Ria bercerita, sejak duduk di bangku SMA dirinya sering mengikuti ajang kompetisi pemilihan duta. Diawali dengan Pemilihan Putra-Putri Pendidikan Jawa Timur 2021. Sayangnya di ajang tersebut, dia tidak berhasil placement atau mendapat predikat juara. “Waktu itu masih kelas XII SMA. Saya hanya menjadi finalis,” ujarnya, pada Rabu (20/9).

Usai lulus SMA, Ria memutuskan untuk melanjutkan studi di Fakultas Hukum Unigoro. Di tahun yang sama, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro akan menghelat Pemilihan Duta Wisata Kange Yune Bojonegoro 2021. Meskipun masih berstatus sebagai mahasiswa baru, Ria memberanikan diri untuk ikut serta. Namun, langkahnya harus terhenti di tahap semifinalis. Kegagalannya di ajang tersebut membuat Ria bertekad untuk kembali mempersiapkan dirinya secara maksimal. Pada Januari lalu, Ria juga berkompetisi di ajang Duta Baznas Jawa Timur 2023 dan berhasil masuk delapan besar.

Gadis yang tinggal di Desa/Kecamatan Kalitidu ini tidak menyia-nyiakan kesempatan ketika Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro menggelar kembali Pemilihan Duta Wisata Kange Yune Bojonegoro 2023. Terlebih, peserta-peserta yang gagal di periode sebelumnya tetap diperbolehkan untuk berpartisipasi. Ria mengaku, motivasi utamanya fight di ajang tersebut karena banyak hal-hal positif yang hanya bisa didapatkan di Kange Yune. “Saya bisa mengasah kemampuan public speaking, menjalin relasi dengan teman-teman baru, dan senang bisa bertemu banyak orang hebat,” tuturnya.

Menurut Ria, proses seleksi Pemilihan Duta Wisata Kange Yune Bojonegoro tahun ini dengan tahun sebelumnya tidak berbeda jauh. Namun kali ini setiap peserta wajib memiliki inovasi advokasi dan di-upload di media sosialnya masing-masing. Ria menginisiasi advokasi bernama Pariwisata Berbasis Chatbot Elektronik  (PABERCASTEL). Dara berusia 20 tahun ini menjelaskan, advokasi tersebut ditujukan bagi pelaku usaha pariwisata. Dengan menyediakan berbagai informasi wisata yang mudah diakses masyarakat. Seperti harga tiket, event, hingga pelaku usaha kecil menengah mikro (UMKM) dan ekonomi kreatif yang terlibat. “Inovasi advokasi ini sebelumnya sudah saya coba dengan mengolaborasikan tiga aplikasi. Yakni Google Spreedsher, WhatsApp, dan Whats Auto,” jelasnya.

Dengan penuh percaya diri, Ria sukses memresentasikan inovasi PABERCASTEL dan berhasil membawanya melaju di babak lima besar. Di babak inilah dia sempat merasa insecure dan harus menghadapi sesi tanya jawab atau QNA dengan dewan juri. Ria memiliki strategi tersendiri agar bisa melewati QNA dengan aman. “Kita harus sering berlatih menjawab dan memahami pertanyaan dari dewan juri. Lalu tahu cara menjawab dengan meminimalisir waktu selama 45 detik. Yang terpenting harus banyak membaca untuk menambah wawasan,” ungkap alumni SMA Negeri 1 Kalitidu ini.

Perjuangan Ria tidak sia-sia. Dia berhasil dinobatkan sebagai juara wakil 1 dalam ajang Pemilihan Duta Wisata Kange Yune Bojonegoro 2023. Meskipun nanti akan ada banyak tugas-tugas yang diemban sebagai duta wisata, Ria telah berkomitmen tidak akan mengesampingkan kuliahnya. “Yang penting pintar-pintar bagi waktu,” pungkas mahasiswi yang tertarik dengan dunia fashion ini. (din)