UKM P2J Goes to Communities (Menjaga Daya Ingat serta Serta Imun di masa Pandemi pada Siswa-siswi SDN Sukorejo III)

UKM P2J Goes to Communities (Menjaga Daya Ingat serta Serta Imun di masa Pandemi pada Siswa-siswi SDN Sukorejo III)

Rabu, 17 November 2021 – Pengabdian Masyarakat merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membantu suatu kelompok masyarakat tertentu tanpa pamrih dan atas kesadaran kepedulian dari para pelaku pengabdian. UKM P2J Universitas Bojonegoro sudah beberapa kali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian masyarakat diberbagai kalangan yaitu anak-anak, lansia, serta melakukan penyuluhan disuatu desa. Dengan kegiatan pengabdian tersebut, diharapkan dapat memberi kesan positif serta meningkatkan produktifitas para mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Penelitian, Pengabdian, dan Jurnalistik Universitas Bojonegoro dan bermanfaat bagi para pihak yang turut serta.

Pada kesempatan ini, UKM P2J Universitas Bojonegoro kembali menghadirkan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan tema “Menjaga Daya Ingat serta Daya Imun dimasa Pandemi” yang berlokasi di SDN Sukorejo III, Jalan Munginsidi No.21, Kab. Bojonegoro pada hari Senin dan Selasa, 15-16 November 2021. Pengabdian tersebut dilaksanakan oleh kelompok 2. Bukan tanpa alasan, program ini dibuat agar siswa-siswi SDN Sukorejo III lebih terampil dan semangat untuk bekerja sama. Selain itu, kegiatan ini dapat melatih kefokusan dan mengasah kemampuan motorik anak. Mengingat pada masa pandemi ini, anak-anak lebih cenderung untuk bermain gadget daripada belajar dan peduli lingkungan sekitar.

Kegiatan ini dimulai pukul 07.00-10.30 WIB sesuai dengan waktu efektif KBM. Dalam kegiatan ini, anggota UKM P2J tidak hanya mengajar adik-adik secara teori, tetapi juga melakukan praktik dan pemahaman secara langsung, misalnya memahami psikologis anak; bekerja sama dalam tim; berfikir kritis; dan melatih public speaking dengan banyak pihak.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar berkat dukungan penuh dari pihak sekolah dan antusiasme dari siswa-siswi. Siswa-siswi SDN Sukorejo III terlihat sangat antusias karena jarang sekali melakukan kegiatan belajar secara offline baik indoor maupun outdoor. Pada masa pandemi ini, banyak anak-anak yang tidak bisa membaca; menulis; maupun menghitung sebab kebanyakan orang tua lebih fokus pada pekerjaannya dari pada mengajari anaknya. Anak-anak juga cenderung lebih fokus pada gadget masing-masing.

Menurut pendapat Kepala Sekolah SDN Sukorejo III, Nurul Qoniah mengenai Covid-19 yang berdampak pada sekolah “Covid-19 yang sekarang masih berkembang pada Bojonegoro dan pemberlakuan PPKM level 3 itu tentunya sangat berdampak pada siswa-siswi. Karena selama 2 tahun siswa belajar secara daring sehingga dalam pemberian materi belum terlalu maksimal dan saat ini di tahun kedua sudah ada kombinasi antara pembelajaran daring dan luring.”

Hanuun Salsabila selaku Ketua Kelompok Pengabdian kelompok 2 merasa lega sudah menunaikan program pengabdian masyarakat, Salsa juga merasa sangat senang karena banyak belajar dari kegiatan ini. Terlebih lagi siswa-siswi dari SDN Sukorejo III sangat antusias sekali dengan kegiatan yang telah diadakan. Selain itu, Salsa juga lebih mengerti tentang karakter anak, dan memiliki banyak teman dengan berbagai karakter. “Saya harap semoga kegiatan seperti ini sering dilakukan karena hal seperti ini mampu membuat pikiran kita lebih terbuka, apalagi dimasa pandemi ini kita lebih sering berada di dalam rumah tanpa bersosialisasi secara langsung. Melalui kegiatan ini kita bisa membangun komunikasi kita dengan orang lain, kita juga bisa belajar dari orang lain. Belajar tidak hanya dari buku, dosen atau hanya di dalam lingkup kampus saja, kita juga bisa belajar dari pengabdian masyarakat.” Ucap Hanuun Salsabila.

Pengabdian ini direspon positif oleh semua guru di SDN Sukorejo III dan para orang tua siswa. Mereka turut antusias karena dilaksanakannya kegiatan yang produktif dimasa Pandemi. Mereka berharap anggota UKM P2J dapat melaksanakan kegiatan Pengabdian masyarakat dengan maksimal dan membuat anak-anak mudah memahami proses pembelajaran.

 

-Tim Jurnalis UKM P2J

You may also like...

English EN Indonesian ID