BOJONEGORO – 16 finalis ajang duta kampus Universitas Bojonegoro (Unigoro) bertajuk bertajuk SIGMA (Sinergi Generasi Mahasiswa Ambassador) menjalani karantina, Rabu (9/9/26). Pada tahap ini, mereka dibekali dengan materi-materi sebagai bekal menjadi representasi resmi kampus dalam berbagai kegiatan akademik maupun non akademik. Sekaligus dewan juri melaksanakan penilaian intelegensia, wawasan, dan karakter.
Divisi Seleksi, Penjurian, dan LO Duta Kampus Unigoro SIGMA, Wilda Ayu Ahsani, S.E., menerangkan, sebelum dinilai oleh dewan juri para finalis mengikuti pembekalan materi public speaking bersama Kang Priyo selaku founder Kampung Tumo. Di sesi ini mereka juga melakukan praktik sebagai master of ceremony (MC), moderator, hingga orasi. “Sebagai representasi kampus, mereka harus memiliki kemampuan public speaking yang baik. Dan ternyata materi ini sangat dibutuhkan peserta karena ada teknik-teknik khususnya,” ujarnya.

16 finalis juga harus berhadapan dengan tiga dewan juri. Siti Nur Hidayah, SE., owner Zahida Painting, untuk menguji grooming dan kepribadian peserta. Zubaidah, S.Pd., M.Pd., selaku dosen untuk menguji wawasan tentang Unigoro. M. Rizqi Agustino, S.Kom., MBA., selaku akademisi dan praktisi digital marketing untuk menguji intelegensia para peserta.
Wilda melanjutkan, grand final Duta Kampus Unigoro SIGMA akan dilaksanakan pekan depan. “Pemenang akan mendapatkan hadiah berupa beasiswa UKT dan masih banyak lagi,” tandasnya. (din)
