BOJONEGORO – Prodi Kimia Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kuliah praktisi di Gedung H Fakultas Sains dan Teknik Unigoro, Rabu (11/12/24). Kuliah praktisi kali ini mengusung tema kimia analis bahan pangan, khususnya protein. Prodi tersebut menghadirkan Andri Prastyowati, S.Pt., M.Si., selaku Head of Quality Division Food and Beverage PT. Realfood Winta Asia sebagai dosen praktisi.
Di hadapan mahasiswa, Andri memaparkan tentang peranan protein. Protein merupakan kelompok biomolekul berukuran besar yang terbentuk dari satu rantai panjang asam amino. Sehingga memiliki peranan penting pada organisme hidup. Mulai dari struktur, reproduksi, dan fungsi. Umumnya, protein terdiri dari 20 asam amino serta strukturnya tidak stabil dikarenakan berbagai faktor. “Protein sendiri diklasifikasikan berdasarkan bentuknya, komponen penyusunnya, dan fungsi biologisnya. Ada empat struktur utama protein. Yaitu struktur primer, sekunder, tersier, dan kuaterner,” paparnya.
Analisis protein biasanya dilakukan untuk mengetahui kandungan protein dalam suatu bahan. Analisis kualitatifnya bisa dilakukan dengan cara uji biuret, uji sulfur, uji nynhidrin, serta uji milon. Sedangkan analisis kuantitatifnya dilakukan dengan berbagai metode. Antara lain metode spektovometri Uv-Vis, BCA, bradford, lowry, hingga kjeldahl.
“Perbedaannya adalah analisis kualitatif tujuannya untuk mengetahui keberadaan protein. Sedangkan analisis kuantitatif untuk menentukan berapa kadar proteinnya,” jelas Andri.
Manusia memiliki kebutuhan protein berbeda-beda sesuai dengan usianya. Andri melanjutkan, beberapa fungsi protein adalah untuk pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh. Sekaligus penyebab reaksi biokimia dalam tubuh. “Nah, terlalu banyak mengonsumsi protein juga tidak bagus. Kelebihan asam amino dapat memberatkan kinerja ginjal dan hati. Karena harus memetabolisme dan mengeluarkan kelebihan nitrogen dalam tubuh,” tukas praktisi jebolan Universitas Diponegoro Semarang ini.
Seluruh mahasiswa tampak antusias dengan topik kuliah praktisi kali ini. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk berdiskusi tentang produk pangan pabrikan PT. Realfood Winta Asia yang mengandung protein. Terutama yang berbahan sarang burung walet. Terlebih Perusahaan tersebut lokasinya berdekatan dengan kampus Unigoro. (din)
