BOJONEGORO – Tim Esport Universitas Bojonegoro (Unigoro) menjadi delegasi Pengkab Esport Indonesia (ESI) Bojonegoro untuk bertanding di ajang Kejurprov Esport Jawa Timur 2024 di Trenggalek, pada 25 hingga 27 Oktober 2024. Sayangnya tim yang diperkuat oleh Ahmad Faris Setya Budi, M. Rifqi Taufikurrohman, M.Yunus Buthanudin, M.Viki Nur Hidayat, Achmad Fahmi Romadhon, dan Bima Dwi Rahmat Dhani harus terhenti langkahnya di babak semifinal.
Faris menuturkan, pertandingan di babak penyisihan dapat dilalui dengan baik. Game yang dipertandingkan di kompetisi tersebut adalah Mobile Legend. Sementara sistem penilaian yang digunakan adalah BO3. Di babak semifinal, Tim ESI Bojonegoro harus berhadapan dengan Tim ESI Sidoarjo. “Kita sudah gugur di empat besar melawan Sidoarjo. Mungkin gara-gara ada blunder di game pertama, sehingga tim lawan justru bisa unggul di menit-menit terakhir,” tuturnya, Minggu (27/10/24).
Meskipun belum berhasil membawa pulang medali, mahasiswa teknik sipil Unigoro ini menilai, Tim ESI Bojonegoro telah berusaha semaksimal mungkin. Terlebih di babak semifinal mereka saling mengejar skor dengan tim lawan. “Dari game pertama hingga ketiga masih berjalan seru. Setelah itu dilanjutkan dengan adu skor. Sidoarjo unggul dengan skor 2-1,” imbuh Faris.
Dalam waktu dekat ini, Tim ESI Bojonegoro akan mempersiapkan diri mengikuti seleksi agar bisa mendapatkan tiket untuk berkompetisi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. (din)
