BOJONEGORO – BEM KM Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Bojonegoro (Unigoro) sukses menghelat Beattle of Economic Minds (BOEM) 2026 di Hall Suyitno, Sabtu (9/5/26). Olimpiade ekonomi tingkat regional ini diikuti oleh 36 tim dengan total 108 peserta dari berbagai sekolah di Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, Tuban, dan Gresik.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, berkesempatan membuka langsung BOEM Unigoro 2026. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi ajang yang diprakarsai oleh BEM KM FE Unigoro. Pelajar harus memiliki wawasan luas perihal perekonomian. Terlebih, ekonomi merupakan bidang yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sehingga kemampuan berpikir kritis dan analitis sangat diperlukan karena hampir seluruh aktivitas kehidupan memiliki keterkaitan dengan ekonomi. “Isu ekonomi global memiliki dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, literasi ekonomi dinilai menjadi kemampuan penting yang harus dimiliki generasi muda sejak dini. Semoga Beattle of Economic Minds menjadi agenda rutin sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang ekonomi,” tuturnya.

Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., juga menambahkan, Unigoro berkomitmen memfasilitasi pelajar SMA/SMK/MA sederajat untuk berprestasi. Melalui berbagai ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh kampus. “Sehingga siswa dapat menyiapkan diri menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi, khususnya melalui jalur prestasi akademik. Ini juga penting bagi generasi muda untuk aktif mengikuti perkembangan isu dan tantangan global agar memiliki wawasan yang luas dan kompetitif,” tandasnya.
BOEM Unigoro 2026 mengusung tema Blueprint Generasi Unggul: Penguatan Literasi Ekonomi, Integritas dan Inovasi. Presiden BEM KM FE, Sahra Dwi Irma Rosida, menerangkan, sistem kompetisi olimpiade ekonomi tersebut. Setiap peserta akan mendapat kesempatan berlomba di tiga babak. Babak pertama mengerjakan soal pilihan ganda. Babak kedua menjawab secara cepat kuis yang dibacakan dengan memencet bel. Babak ketiga menjawab pertanyaan berupa studi kasus ekonomi. “Soal-soal dari babak ketiga tersebut mencakup materi akuntansi dasar, ekonomi mikro, ekonomi makro, statistik, kewirausahaan, serta isu ekonomi yang berkembang saat ini,” terangnya.
BOEM Unigoro 2026 melahirkan juara-juara tangguh. Juara pertama dan kedua diraih oleh SMA Plus Ar Rahmat Bojonegoro. Sedangkan juara ketiga diraih oleh SMAN 1 Kalitidu. Para pemenang memperoleh hadiah uang tunai, sertifikat, tropi, dan merchandise. (din)

