kolaboratif (TK) di Hall Suyitno, Kamis (4/6/26). Dengan menghadirkan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unigoro, Dr. Ahmad Taufiq, S.Hi., M.Si. Pembekalan kali ini membahas secara spesifik tentang komunikasi persuasif dan etika adaptasi sosial kepada para peserta KKN.
Menurut Taufiq, keberhasilan program pengabdian masyarakat tidak hanya ditentukan oleh kualitas program kerja yang dirancang. Tetapi juga oleh kemampuan mahasiswa dalam membangun komunikasi yang efektif serta beradaptasi dengan lingkungan sosial yang beragam. Dia menekankan, komunikasi merupakan unsur fundamental dalam setiap aktivitas pemberdayaan masyarakat. “Mahasiswa harus mampu menjadi komunikator yang baik. Tidak hanya dalam menyampaikan informasi, tetapi juga dalam membangun kepercayaan dan partisipasi masyarakat terhadap program kerja yang akan dilaksanakan,” paparnya.
Dia menjelaskan, komunikasi persuasif menjadi medium untuk melakukan pendekatan yang mampu mendorong perubahan sikap dan perilaku masyarakat secara sukarela. Mahasiswa dapat mengaplikasikan komunikasi persuasif menggunakan model AIDDA. Attention (perhatian, Red), Interest (minat, Red), Desire (keinginan, Red), Decision (keputusan, Red), dan Action (Tindakan, Red).
Selain itu, Taufiq juga memperkenalkan prinsip komunikasi REACH (Respect, Empathy, Audible, Clarity, dan Humble). Kelima prinsip tersebut menjadi pedoman penting dalam membangun komunikasi yang efektif, santun, dan mampu menciptakan hubungan yang harmonis antara mahasiswa dan masyarakat. “Keberhasilan mahasiswa dalam menjalankan program KKN sangat dipengaruhi bagaimana cara beradaptasi dengan lingkungan sosial. Sehingga mahasiswa perlu memahami etika komunikasi, menghargai norma dan budaya masyarakat, serta mengedepankan sikap empati dan keterbukaan dalam setiap interaksi yang dilakukan,” papar praktisi komunikasi publik ini.
KKN TK Unigoro 2026 diikuti 696 mahasiswa akan terbagi dalam 21 kelompok. Program pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan di 11 kecamatan dekat kawasan hutan. Kedungadem, Sugihwaras, Temayang, Gondang, Bubulan, Ngasem, Sekar, Ngraho, Tambakrejo, Margomulyo dan Bojonegoro pada Juli hingga Agustus mendatang. (din)
Kenalkan Program KKN Internasional Unigoro
Di momen yang sama, para peserta KKN TK Unigoro 2026 juga menyimak paparan informasi tentang program KKN Internasional Unigoro. LPPM Unigoro akan mengirim 10 mahasiswa terbaik untuk melaksanakan pengabdian di Kota Hat Yai, Songkhla, Thailand. Rencananya, KKN Internasional Unigoro berlangsung mulai 2 hingga 6 Agustus 2026 mendatang.

DPL KKN Internasional Unigoro, Faridatul Istighfaroh, M.Pd., menuturkan, KKN Internasional merupakan program strategis bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan global sekaligus mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki dalam konteks masyarakat internasional. Sehingga mahasiswa dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, institusi pendidikan, maupun organisasi mitra di luar negeri sehingga memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas dan bermakna. “Ada banyak rencana kegiatan kita dalam program KKN internasional ini. Mulai dari kegiatan pengabdian masyarakat, intercultural exchange, pengenalan praktik pembangunan berkelanjutan, hingga aktivitas volunteer di bidang pendidikan dan lingkungan,” tandas dosen polyglot ini. (din)
