BOJONEGORO – Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar pelatihan manajemen dan tata kelola keuangan BUMDesa di active smart classroom, Jumat (12/6/26). Pelatihan yang diikuti pengurus inti BUMDesa Bonorejo Berkah, Kecamatan Gayam, bertujuan Tujuan kegiatan meningkatkan kapasitas pengurus sekaligus mewujudkan tata kelola keuangan BUMDes yang akuntabel dan transparan.
Ketua BUMDesa Bonorejo Berkah, Irwan, menuturkan, kini lembaganya mengelola beberapa unit usaha. Antara lain penyediaan air bersih bagi masyarakat, kerajinan rajut, pertanian, peternakan, layanan Gayatri (gerakan beternak ayam petelur mandiri), hingga pengelolaan balai ekonomi desa (Balkondes). “BUMDes membutuhkan pembuatan laporan keuangan yang akuntabel dan transparan. Sebagai bentuk pertanggungjawaban terbuka terhadap masyarakat. FE Unigoro kami pilih sebagai mitra pendamping karena sebagai kampus yang terbaik di Bojonegoro. Dan Unigoro dinilai sebagai kampus yang lebih dekat dengan masyarakat desa,” tuturnya.
Pelatihan tersebut dipandu langsung oleh Kaprodi Ekonomi Pembangunan Unigoro, Dr. Moh. Saiful Anam, SE., MM., yang memaparkan materi tentang manajemen keuangan. Serta Dosen Ekonomi Pembangunan Unigoro, Safira Niken Sari, SM., ME., yang menjelaskan materi tentang pembukuan pencatatan keuangan.
“Siklus manajemen keuangan BUMDesa ada tiga tahap. Pertama, perencanaan dan penganggaran. Kedua, pelaksanaan dan penatausahaan. Ketiga, pelaporan dan pertanggungjawaban. Dampak sistemik tata kelola yang sehat BUMDesa bisa naik kelas. Sekaligus membuka akses pintu permodalan yang tidak terbatas,” jelas Anam.
Sementara itu, Dekan FE Unigoro, Endang, SE., MM., berharap, pendampingan ini dapat meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha BUMDesa. Sehingga seluruh unit usaha yang ada dapat berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat desa. “Prodi Ekonomi Pembangunan Unigoro juga siap untuk bersinergi dan mendampingi asistensi teknis pembukuan lanjutan bagi BUMDesa anda,” tukasnya. (din)
