Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan, Kelompok 18 KKN TK Unigoro Gelar Pelatihan Pembuatan Teh Okra di Desa Gamongan

BOJONEGORO – Tanaman okra kini menjadi komoditas unggulan Desa Gamongan, Kecamatan Tambakrejo. Kelompok 18 KKN TK Universitas Bojonegoro (Unigoro) mendorong hilirisasi okra agar memiliki nilai tambah dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan teh okra yang berlangsung di Balai Desa Gamongan, pada Senin (27/7/26).

Anggota Kelompok 18 KKN TK Unigoro, Fauziah Adellia Yuanita L., memandu ibu-ibu anggota PKK Desa Gamongan membuat teh berbahan okra. Alat dan bahan yang dibutuhkan sangat sederhana. Pertama, okra dicuci hingga bersih dan dipotong-potong kecil. Kedua, potongan okra dijemur hingga kering di bawah sinar matahari selama dua hingga tiga hari. Okra yang sudah kering harus disimpan di wadah tertutup agar tetap renyah dan terhindar dari kelembaban. “Okra kering ini bisa diseduh dengan air panas yang didiamkan tiga atau lima menit. Teh okra bisa langsung dikonsumsi maupun ditambahkan pemanis madu dan perasan jeruk nipis,” paparnya.

ANTUSIAS: Anggota PKK Desa Gamongan antusias mengikuti pembuatan pelatihan teh okra yang diselenggarakan oleh Kelompok 18 KKN TK Unigoro, Senin (27/7/26).

Pada kesempatan yang sama, Kelompok 18 KKN TK Unigoro juga mensosialisasikan mengenai strategi pemasaran produk dan pentingnya memiliki nomor induk berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM.

Menurut Fauziah, salah satu strategi pemasaran yang efektif adalah dengan memanfaatkan media digital untuk promosi, serta mengantongi legalitas usaha melalui kepemilikan NIB. “Dengan demikian, masyarakat tidak hanya diperkenalkan pada inovasi produk baru. Tetapi juga dibekali pengetahuan tentang cara memasarkan produk dan mengembangkan usaha secara legal sehingga memiliki daya saing yang lebih baik. Sehingga dapat mendukung pengembangan desa wisata okra di Gamongan berbasis agrowisata,” pungkasnya. (din)