BOJONEGORO – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bojonegoro (Unigoro) mengusung misi pemberdayaan masyarakat di kawasan hutan selatan Bojonegoro dalam program kuliah kerja nyata (KKN) tematik kolaboratif (TK) tahun ini. Ada 11 kecamatan dekat kawasan hutan yang menjadi lokasi KKN mahasiswa. Yakni Kedungadem, Sugihwaras, Temayang, Gondang, Bubulan, Ngasem, Sekar, Ngraho, Tambakrejo, Margomulyo dan Bojonegoro.
Rektor Unigoro, Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MM., M.Hum., menerangkan, pemilihan tema KKN TK Unigoro 2026 merupakan wujud respon civitas akademika terhadap kondisi riil kawasan hutan saat ini. Meskipun memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang besar, di sisi lain masih di sana masih dihadapkan dengan berbagai permasalahan kompleks. “Mulai dari kerentanan terhadap bencana dan kekeringan, rendahnya produktivitas pertanian, keterbatasan pemanfaatan keanekaragaman hayati, serta tingkat kemiskinan yang relatif masih memerlukan perhatian. Di sinilah peran mahasiswa dibutuhkan untuk mengaplikasikan ilmu akademik yang didapat di bangku kuliah agar bermanfaat bagi masyarakat,” terangnya dalam pembukaan Pembekalan KKN TK Unigoro 2026 di Hall Suyitno, Selasa (5/5/26).

Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., mengapresiasi tema KKN TK Unigoro 2026 yang dicetuskan LPPM. Selaras dengan upaya Pemkab Bojonegoro yang mendorong pembangunan dengan menjaga kelestarian hutan. Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. “Berdasarkan pengalaman KKN sebelumnya, kami berharap ada keberlanjutan program yang diinisiasi. Memang masa KKN sebulan tidak bisa sekejap mengentaskan kemiskinan atau merubah suatu keadaan. Tapi yang perlu dilakukan adalah kontribusi agar program-program tersebut berlanjut,” paparnya.
Terpisah, Kabid Pengabdian Masyarakat LPPM Unigoro, Joko Hadi Susilo, SE., ME., menjelaskan sistematika pelaksanaan KKN. Ada tujuh cakupan program kerja utama yang harus dipahami mahasiswa. Yakni kebencanaan dan kekeringan, pertanian dan hutan, keanekaragaman hayati, kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, desa wisata dan UMKM, serta potensi lokal. “KKN TK Unigoro 2026 yang diikuti 696 mahasiswa akan terbagi dalam 21 kelompok. KKN akan dilaksanakan di 11 kecamatan dekat kawasan hutan. Kedungadem, Sugihwaras, Temayang, Gondang, Bubulan, Ngasem, Sekar, Ngraho, Tambakrejo, Margomulyo dan Bojonegoro,” jelasnya.
KKN TK Unigoro 2026 akan dilaksanakan mulai bulan Juli hingga Agustus. (din)

