Pasca Monev KKN TK Unigoro 2025, Kelompok 01 Bakal Tuntaskan Program Revitalisasi Sendang Gong

BOJONEGORO – Pengawas Yayasan Suyitno Bojonegoro, Ir. Ambardy Yanuargo melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN TK) 2025, Senin (28/7/25). Beliau ditugaskan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unigoro untuk menilai kinerja Kelompok 01 KKN TK Unigoro 2025 yang berlokasi di Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno.


Ketua Kelompok 01 KKN TK Unigoro, M. Syabba Ansori Fauzan Adhim, menerangkan, proses penilaian yang juga didampingi oleh Ir. Sholahuddin, ST., MT., berlangsung lancar. Bahkan, tim penilai juga diajak untuk survei ke geosite Sendang Gong. Untuk memastikan realisasi dari program-program kerja yang telah disusun. “Kami memiliki program kerja utama bernama Ceria (Cerita Edukasi Ruang Inspirasi Alam). Yakni pembuatan papan informasi yang berisi tentang sejarah serta keunikan geosite Sendang Gong. Kemudian untuk program kerja yang akan berjalan dalam waktu dekat ini adalah POG (Past of Gong) produksi video dokumenter tentang sejarah dan visual Sendang Gong. JEGLONG (Jejak Sendang Gong) berupa video dari AI yang menceritakan sejarah dan keunikan geosite tersebut. Serta ada program GongDes (Gong Design for the Future) yakni penyusunan desain 2D dan RAB site plan kawasan Sendang Gong sebagai pedoman dalam revitalisasi sendang,” terangnya, Rabu (30/7/25).



MISI TUNTASKAN PENGABDIAN: Pengawas Yayasan Suyitno Bojonegoro, Ir. Ambardy Yanuargo, dan DPL Ir. Sholahuddin, ST., MT., bersama Kelompok 01 KKN TK Unigoro 2025 di posko Desa Gunungsari, Baureno, Senin (28/7/25).

Usai mendengar paparan program kerja dari Kelompok 01 KKN TK Unigoro, Ambardy menilai beberapa program yang telah dilaksanakan cukup baik. Beliau mengingatkan mahasiswa-mahasiswi agar segera menuntaskan program kerja sebelum masa pengabdian berakhir. “Waktu pelaksaan KKN ini memang terlalu singkat untuk benar-benar merealisasikan perubahan pada geosite ini. Saya berharap setelah KKN berakhir, hubungan baik antara mahasiswa dan pihak desa tetap terjalin agar rencana pengembangan geosite Sendang Gong dapat terus dilanjutkan,” tuturnya.

Upaya revitalisasi geosite Sendang Gong oleh Kelompok 01 KKN TK Unigoro mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Gunungsari. Mereka berharap, Sendang Gong yang dulunya menjadi icon desa tersebut dapat kembali dihidupkan sebagai potensi geopark. (din)

Leave a Reply