Serba-serbi PKKMB Unigoro 2026: Hadirkan Jovial da Lopez, Dr Hendi Pratama hingga Atraksi Paralayang Bikin Warga Heboh

BOJONEGORO – Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bojonegoro (Unigoro) tahun akademik 2026/2027 berlangsung semarak dengan sederet kejutan. Tak hanya menghadirkan influencer nasional Jovial da Lopez dan akademisi Dr Hendi Pratama sebagai narasumber pada Selasa (15/9/26). Kemeriahan PKKMB juga dikejutkan dengan atraksi paralayang yang melintas di langit Bojonegoro sembari membentangkan bendera kampus bertuliskan Unigoro Kampus Terbaik Pertama di Kabupaten Bojonegoro, Rabu (16/9/26). Aksi tersebut sontak menarik perhatian dan membuat warga di sekitar kampus turut menengadah menyaksikan momen tak biasa ini.

MENGINSPIRASI: Jovial da Lopez berinteraksi dengan peserta PKKMB Unigoro 2026, Selasa (15/9/26).

Jovial da Lopez hadir untuk memaparkan materi tentang mahasiswa berkarakter. Influencer kenamaan ini bahkan mengapresiasi semangat belajar mahasiswa-mahasiswi Unigoro di usia yang tak lagi muda. “Baru memulai kuliah di usia 31 tahun mungkin di otak teman-teman dianggap kelamaan. Tapi bagi Kak Jo sangat amat respect, bahwa di umur 31 tahun masih ingin menimba ilmu dan belajar berpikir kritis. Ini adalah bukti bahwa waktu semua orang beda-beda,” tuturnya.

Sementara itu, Dr Hendi Pratama memotivasi mahasiswa-mahasiswi Unigoro untuk meningkatkan standar dirinya. Sekaligus beradaptasi di era digital.

TUMBUHKAN RASA PERCAYA DIRI: Dr Hendi Pratama berdiskusi aktif dengan mahasiswa baru Unigoro, Selasa (15/9/26).

Di hari berikutnya sebelum peserta PKKMB Unigoro berangkat melaksanakan bakti sosial (baksos), mereka dikejutkan oleh atraksi paralayang yang melintas tepat di atas kampus. Yang membentangkan bendera bertuliskan Unigoro Kampus Terbaik Pertama. Pilot paralayang mulai take-off dari Stadion Letjen H. Sudirman Bojonegoro. Lalu mengudara di lingkungan kampus selama 30 menit, dilanjutkan berkeliling kawasan Kabupaten Bojonegoro. Paralayang landing di lapangan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas.

“Kami sengaja ingin menampilkan sesuatu yang berbeda dan belum pernah dilakukan sebelumnya di Bojonegoro. Salah satunya atraksi paralayang ini,” tandas Ketua Panitia PPKMB Unigoro, Erwanto, M.Si. (din)