Ketua Komite Ekonomi Kreatif Bojonegoro Ungkap Strategi Periklanan Bagi UMKM

BOJONEGORO – Prodi manajemen ritel Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kuliah praktisi di Modern Class Fakultas Ekonomi Unigoro, Senin (23/12/24). Kuliah umum kali ini membahas strategi periklanan. Prodi tersebut menghadirkan Guntur Gilang, M.P., ketua Komite Ekonomi Kreatif Bojonegoro, sebagai praktisi.

Menurut Gilang, pelaku UMKM di Bojonegoro luput memperhatikan kebutuhan iklan untuk memromosikan produknya. Padahal iklan dapat menjadi penggerak utama untuk membangun brand awareness (kesadaran merek, Red), mengedukasi konsumen, serta memengaruhi keputusan pembelian. Beberapa prinsip dasar periklanan menggunakan AIDA model. Attention (perhatian), interest (ketertarikan), desire (keinginan), dan action (tindakan). “Kita memahami audiens yang menjadi sasaran, segmentasi pasar siapa, dan cara-cara untuk menyesuaikan pesan periklanan sesuai dengan kebutuhan mereka bagaimana,” terangnya.


Gilang melanjutkan, ada empat strategi periklanan yang efektif. Diawali dengan mengidentifikasi segmen pasar yang tepat berdasarkan demografi, psikografi, perilaku, dan geografi. Kemudian product potitioning dengan membuat citra yang unik di benak konsumen agar produk terlihat berbeda dari kompetitor. Berikutnya membuat briefing kreatif yang jelas dan fokus. Lalu diakhiri dengan mementukan media yang tepat untuk menjangkau audiens.


“Tiap produk punya segementasi pasar sendiri-sendiri, placement-nya pasti beda-beda. Yang pasti jangan pernah melewatkan proses kreatif. Mulai dari brainstorming ide, storytelling, copywriting yang tepat sasaran, desain visual yang menarik, serta selalu menguji dan mengevaluasi efektivitas campaign-nya bagaimana,” paparnya.

Pegiat Bojonegoro Creative Hub ini juga menekankan pentingnya etika dalam periklanan. Di antaranya tidak overclaim, melindungi privasi konsumen, sekaligus bertanggung jawab atas materi-materi iklannya. Jika rencana beriklan telah berjalan, harus ada evaluasi dan pengukuran kinerja iklan di akhir. “Hitung keuntungan yang dihasilkan setelah beriklan di beragam media. Pelajari KPI (key performance indicator) untuk mengukur kebehasilan. Kira-kira insight-nya berapa kalau saya sudah iklan di Google Ads? Terakhir, jangan sungkan-sungkan minta feedback dari konsumen,” tandas Gilang. (din)

Leave a Reply