56 Kandidat Ikuti Tes Wawancara Pendamping BUMDesa di Unigoro

BOJONEGORO – Seleksi tenaga pendamping Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Kabupaten Bojonegoro berlanjut ke tahap tes wawancara. Sebanyak 56 kandidat menjalani tes wawancara di Gedung Mayor Sogo Universitas Bojonegoro (Unigoro), pada 26 dan 27 November 2025. Setiap peserta harus menjawab pertanyaan secara lisan dari tiga panelis.

Ketua Panitia Seleksi Tenaga Pendamping BUMDesa Bojonegoro, Dr. Ahmad Taufiq, S.Hi., M.Si., menerangkan, ada tiga panelis yang akan menguji pengetahuan dan wawasan para calon tenaga pendamping BUMDesa. Yakni Taufiq sendiri selaku akademisi, M. Fatkhurrohman selaku tenaga ahli Kementrian Desa dan PDT, serta Ahmad Shodiqurrosyad selaku Ketua Ademos Indonesia. “Materi-materi yang ditanyakan ada tiga aspek. Pertama, regulasi pemerintahan desa yang berhubungan dengan BUMDesa, desa, dan tahapan atau siklus rencana pembangunan desa. Kedua, pemberdayaan masyarakat dengan indikator tentang apa inovasi yang ditawarkan untuk pengembangan BUMDesa, komitmen dan loyalitasnya. Ketiga, manajerial dan keuangan BUMDesa dengan indikator beberapa hal. Termasuk kemampuan dan pengetahuan dari peserta tentang bagaimana tata kelola keuangan BUMDesa,” terangnya, Kamis (27/11/25).

PANELIS INDEPENDEN: Ketua Ademos Indonesia, Ahmad Shodiqurrosyad, mewawancarai salah satu kandidat tenaga pendamping BUMDesa.

Para peserta diberi waktu 10 hingga 15 menit untuk tanya-jawab dengan setiap panelis. Berdasarkan pantauan di lokasi, tes wawancara berlangsung lancar dan kandidat tenaga pendamping menjawab pertanyaan dari paneli dengan baik. “Dari hasil tes wawancara ini, akan terpilih 28 orang yang layak menjadi tenaga pendamping BUMDesa di Kabupaten Bojonegoro. Setelah sebelumnya melalui tahap seleksi tulis CAT (Computer Assisted Test ) dan psikotes pekan lalu,” jelas Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unigoro.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bojonegoro menggandeng Unigoro sebagai pelaksana rekrutmen tenaga pendamping BUMDesa untuk menjaga netralitas serta independensi. Agar proses seleksi berjalan terbuka, transparan, dan independen. Sehingga hasilnya dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan. (din)

AKADEMISI: Ketua panitia seleksi sekaligus Dekan FISIP Unigoro, Dr. Ahmad Taufiq, S.Hi., M.Si., menguji wawasan kandidat tenaga pendamping BUMDesa.

Leave a Reply