Apresiasi Festival Budaya Unigoro 2025, Cantika Wahono: Budaya dan Ekraf Bagian dari Ekosistem Belajar

BOJONEGORO – Festival Budaya Universitas Bojonegoro (Unigoro) 2025 menuai pujian dan apresiasi dari tokoh-tokoh penting. Pagelaran karya seni tradisional dan modern yang berpadu dalam harmoni kreativitas mendapat kesan positif dari Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Assoc. Prof. Dr. Sri Budi Cantika Yuli, SE., MM. “Festival Budaya dipadukan dengan momen penting seperti launching PMB Universitas Bojonegoro. Sesungguhnya kita sedang mengajarkan kepada generasi muda bahwa masa depan bukan hanya tentang akademik. Tetapi juga jati diri, kreativitas, dan kecintaan terhadap akar budaya sendiri,” tuturnya, Rabu petang (26/11/25).

Tokoh yang akrab disapa Cantika Wahono ini juga mendorong Unigoro menjadikan budaya dan ekonomi kreatif (ekraf) sebagai bagian dari ekosistem belajar. Mengingat generasi muda saat ini ditutut untuk kreatif, adaptif, dan bangga dengan identitasnya. “Kebudayaan dan pendidikan adalah dua pilar yang saling menguatkan. Budaya melahirkan karakter. Pendidikan melahirkan kualitas sumber daya manusia,” terangnya. Di momen launching tersebut, Cantika berharap semakin banyak anak muda Bojonegoro, Jawa Timur, dan Indonesia memilih Unigoro sebagai tempat menimba ilmu. Kampus ini telah menjadi bagian penting dalam memajukan SDM lokal, mendampingi desa, hingga mendorong inovasi anak muda. “Pilihlah tempat belajar yang tidak hanya memberi ilmu, tetapi juga memberi ruang untuk menjadi diri sendiri, berkarya, dan membangun masa depan. Unigoro adalah rumah yang sangat tepat untuk itu. Mari kita rayakan kekayaan budaya, kita sambut dengan semangat dibukanya PMB Unigoro 2026/2027. Sekaligus kita dorong Bojonegoro menjadi kabupaten yang maju, berbudaya, dan kreatif,” tandas akademisi Universitas Muhammadiyah Malang. (din)

Leave a Reply