BOJONEGORO – Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar santunan kepada ratusan anak yatim dan piatu pada 5 dan 6 Juli 2025 di lima desa/kelurahan. Yakni Desa Kalirejo, Desa Mulyoagung, Desa Campurejo, Kelurahan Ngrowo, dan Desa Semanding. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati bulan Muharram. Umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan sunnah agar mendapatkan pahala berlipat ganda.
Wakil Rektor I Unigoro, Andrianto Prabowo, SH., M.Si., MH., menuturkan, Unigoro rutin menyelenggarakan santunan anak yatim dan piatu di desa-desa sekitar kampus. Sebagai bentuk kepedulian antara perguruan tinggi serta lingkungan masyarakat. “Tiap anak mendapatkan santunan uang tunai sebesar Rp 150 Ribu,” tuturnya.

PEDULI SESAMA: Wakil Rektor I Unigoro, Andrianto Prabowo, SH., M.Si., MH., menghadiri santunan anak yatim dan piatu di Balai Desa Kalirejo, Sabtu (5/7/25).
Andrianto merinci jumlah penerima santunan di setiap desa. Desa Kalirejo 21 penerima, Desa Semanding 11 penerima, Desa Mulyoagung 31 penerima, Desa Campurejo 44 penerima, serta kelurahan Ngrowo 41 penerima. Beliau berharap, santunan yang diberikan Unigoro dapat bermanfaat bagi anak-anak yatim dan piatu.

TINGKATKAN AMALAN SUNNAH: (dari kanan) Ka Biro Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unigoro, Ketua PWU, serta Rektor Unigoro menyerahkan santunan di Masjid Nurul Ilmi Unigoro.
Terpisah, Paguyuban Wanita Unigoro (PWU) juga menyelenggarakan santunan anak yatim dan piatu di Balai Desa Ngampel, Senin (7/7/25). Santunan yang dibagikan kepada 35 penerima ini merupakan hasil donasi dari anggota PWU.
Santunan anak yatim dan piatu di Balai Desa Ngampel dihadiri oleh Rektor Unigoro, Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MM., M.Hum., serta Ketua PWU, Hj. Zubaidah, M.Pd.I. (din)
