BOJONEGORO – Universitas Bojonegoro (Unigoro) memiliki fighter-fighter tangguh dan berprestasi. Fairus Nurul Firdaus mahasiswa prodi Teknik Sipil Unigoro dan Cavan Ayubban Susanto mahasiswa prodi Hukum Unigoro, sukses meraih medali perak Kejuaraan Nasional (Kejurnas) IBCA MMA 2025 di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, pada 17 hingga 21 November 2025. Fairus menjadi juara kedua kelas 56,7kg kategori stand fight senior. Cavan menjadi juara kedua kelas 93kg putra MMA senior.
Kepada awak media, Fairus menuturkan, Kejurnas IBCA MMA 2025 diikuti kalangan peserta umum bina prestasi dan anggota TNI/Polri aktif. Persiapan yang dilakukan dia dan Cavan sudah dilakukan sejak berbulan-bulan sebelumnya. Mereka juga menjalani training center (TC) di Kanor Fighting Academy. “Kami turun di kategori dan kelas yang berbeda-beda. Saya stand fight, sedangkan Cavan full MMA. Bedanya kalau stand fight pertarungannya hanya di atas, tidak ada perselisihan bawah. Ketika lawan jatuh, harus segera bangkit. Kalau full MMA, ketika lawan jatuh masih bisa diserang dengan teknik-teknik lainnya,” tuturnya, Senin (5/1/26).
Fairus melanjutkan, pertandingan di babak penyisihan hingga final dapat mereka lalui dengan baik. Fairus dan Cavan sama-sama berupaya menjaga diri agar tidak cedera. Meskipun telah berjuang sekuat tenaga di atas octagon, mereka harus mengakui keunggulan lawannya. “Kalau saya sendiri kalah TKO (technical knockout) sejak ronde pertama. Karena lutut lawan mengenai tulang rusuk saya. Saya tidak bisa melanjutkan pertandingan. Sedangkan Cavan kalah dari segi poin,” paparnya.
Meskipun telah menorehkan prestasi yang membanggakan, Fairus dan Cavan tak lantas merasa puas. Mereka masih ingin mengeksplorasi kemampuannya di bidang olahraga beladiri. (din)
