Bincang Karir: Alumni Teknik Industri Unigoro Ajak Mahasiswa Maksimalkan Potensi Diri

BOJONEGORO – Prodi Teknik Industri Universitas Bojonegoro (Unigoro) memberi atensi khusus terhadap prospek karir mahasiswa dan mahasiswinya. Senin (15/12/25), prodi tersebut menggelar talkshow bincang karir bersama Ahmad Alfianul Karim, ST., alumni sekaligus direktur utama CV. Repair Partner Indonesia Tuban di Gedung Mayor Sogo Unigoro.

Menurut Alfian, sapaan akrabnya, spektrum titik start mahasiswa untuk menjadi sukses berbeda-beda sesuai dengan kondisi dan latar belakang ekonominya. Menempuh studi di perguruan tinggi adalah ikhtiar untuk melatih struktur sekaligus cara berpikir yang sistematis. Namun tetap diimbangi dengan kemampuan praktis atau skill. “Kuliah itu worth it atau nggak? Tentu saja. Karena di kampus memiliki fondasi berpikir sistematis dan analitis, memiliki hardskill, gelar akademik yang kita dapatkan bisa membuka pintu untuk berkarir ke depannya, sekaligus mendapatkan relasi yang lebih banyak,” paparnya.

Sebagian mahasiswa yang memutuskan untuk bekerja di tengah-tengah masa studinya adalah bentuk survival mode. Ada beberapa hal krusial yang harus dikorbankan agar tetap mendapatkan income. Alfian menuturkan, kuliah sambil bekerja bukan lagi sebuah inspiring story. “Yang dikorbankan adalah kesehatan, social life di kampus, dan IPK juga tidak bisa maksimal. Kuliah sambil kerja sebaiknya menjadi pilihan terakhir,” tuturnya.

Untuk mencapai karir yang diinginkan, dia mengajak mahasiswa untuk terus mengasah skill yang dimiliki. Bisa melalui unit kegiatan mahasiswa (UKM), magang di berbagai perusahaan, maupun mencoba berwirausaha. (din)

Leave a Reply