BOJONEGORO – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar Yudisium Sarjana Strata 1 (S-1) Prodi Administrasi Publik Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, Jumat (27/2/26). 35 mahasiswa dinyatakan resmi menyandang gelar sebagai sarjana administrasi publik (SAP). Mereka adalah mahasiswa lulusan tercepat dengan masa pendidikan tujuh semester melalui jalur publikasi karya ilmiah dan skripsi.
Yudisium FISIP Unigoro ditandai dengan penyerahan surat keterangan lulus (SKL) dan transkrip nilai. Dekan FISIP Unigoro, Dr. Ahmad Taufiq, S.Hi., M.Si, mengucapkan selamat kepada 35 mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya dalam kurun waktu tujuh semester. Semuanya lulus melalui jalur publikasi karya ilmiah. “Pada momen yudisium FISIP kali ini, 21 mahasiswa lolos publikasi di jurnal bereputasi SINTA 3. Sedangkan 14 mahasiswa lainnya publikasi di jurnal SINTA 4. Semoga hal positif ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya,” paparnya bangga.

Senada juga disampaikan oleh Rektor Unigoro, Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MM., M.Hum. Beliau mengaku bangga atas kerja keras mahasiswa FISIP Unigoro yang berhasil merampungkan studi. “Sekarang saudara sudah memasuki dunia kerja dan hidup berdampingan dengan masyarakat. Dunia kerja nanti membutuhkan orang-orang yang memiliki karakteristik disiplin, jujur, serta memiliki personality yang bagus. Ditambah kita juga harus memiliki kemampuan problem solving, critical thinking, coordinating with other, dan service orientation,’’ terangnya.
Kaprodi Administrasi Publik Unigoro, Junadi, S.Sos., M.Si., mengumumkan tiga nama lulusan terbaik FISIP Unigoro. Danar Mustaqim Ludan dengan IPK 3,80, Risma Yulianti dengan IPK 3,69, dan Mita Alfiatus Saádah dengan IPK 3,68. Sementara dengan capaian publikasi terbaik di jurnal SINTA 3 adalah Elsa Muizzatul Abadiyah dan Reni Agustina Miftahul Janah.
Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., memotivasi para lulusan untuk senantiasa mengedepankan nilai-nilai kejujuran, mudah bergaul, dan leadership. Beliau juga mendorong mereka untuk senantiasa mengasah softskill dan hardskill sebagai bekal bersaing di dunia kerja. “Berapapun IPK kalian saat ini, tujuan akhirnya adalah menjadi sukses. Terlepas dari proses kuliahnya bagaimana. Goal akhir adalah hidup harus sukses,” tandasnya. (din)
