BOJONEGORO – Dosen-dosen Universitas Bojonegoro (Unigoro) berlomba-lomba memublikasikan artikel ilmiahnya di jurnal terindeks Scopus. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unigoro aktif memberikan pendampingan kepada akademisi. Salah satunya melalui Klinik dan Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah Terindeks Scopus, pada Kamis (27/6/24). Klinik artikel yang digelar di Hall Suyitno Unigoro ini menghadirkan Dr. Moses Glorino Rumambo Pandin, S.Si., M.Si., M.Phil., selaku Dosen Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Airlangga (Unair).
Rektor Unigoro, Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MM., M.Hum., menuturkan, kegiatan pendampingan yang rutin diselenggarakan dalam beberapa waktu terakhir menjadi acuan bagi dosen-dosen Unigoro untuk meningkatkan kualitas artikelnya. “Sementara ini baru puluhan artikel karya dosen Unigoro yang terindeks Scopus. Semoga klinik artikel ini bisa mendorong Bapak dan Ibu untuk meningkatkan produktivitas dan prestasinya. Bagaimanapun, penelitian adalah roh dari perguruan tinggi,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si. Menurut Arief, tantangan akreditasi perguruan tinggi semakin berat. Salah satu komponen yang harus dipenuhi adalah publikasi penelitian dan pengabdian masyarakat dosen yang diakui hanya jurnal SINTA 1, SINTA 2, serta jurnal terindeks Scopus. “Mindset penelitian dosen sekarang goal-nya mau tidak mau harus ke Scopus,” ucapnya.
Klinik dan Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah Terindeks Scopus dipandu oleh Mrabawani Insan Rendra, ST., M.P.W.K.
Di hadapan para dosen, Moses memaparkan strategi publikasi artikel di jurnal internasional bereputasi. Di antaranya mencermati bagaimana selera editor jurnal dan bagaimana reviewer jurnal menentukan kualitas artikel. “Kata kuncinya adalah A-T-M. A, artikel, amati jenis artikel yang diterima. T, template, karakter artikel atau objek studi pendekatan yang dilakukan harus sesuai dengan selera editor. M, mutu artikel, objek studi yang menjadi fokus pendekatan itu menjadi pilihan,” paparnya.
Dosen-dosen Unigoro tampak antusias dengan topik klinik artikel kali ini. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk me-review artikel ilmiah yang telah disusun. Agar bisa menembus jurnal-jurnal internasional terindeks Scopus. (din)
