Perpustakaan Unigoro dan UCC Gelar Workshop Pembuatan CV

BOJONEGORO – Perpustakaan Universitas Bojonegoro (Unigoro) berkolaborasi dengan Unigoro Career Center (UCC) menggelar mini workshop tentang penyusunan curriculum vitae (CV) di Perpustakaan Unigoro, Jumat (11/10/24). Rio Candra Pratama, S.Psi., M.Psi., Psikolog, selaku Ketua UCC, mengupas tuntas cara menyusun surat lamaran kerja yang menarik dan mudah dipahami oleh rekruter.


Di hadapan para mahasiswa, Rio menuturkan, dari tahun ke tahun ada pergeseran tren CV. Sehingga ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pelamar. Di antaranya, CV harus disusun secara ringkas dan padat, fokus pada relevansi sesuai dengan posisi kerja yang dilamar, serta menggunakan data kuantitatif atau angka untuk menunjukkan pencapaian. “Data atau informasi terbaru harus ditulis di baris teratas. Bagi para HR (human resource), CV adalah pertimbangan awal apakah pelamar layak dipanggil interview. Jadi dark side (sisi gelap, Red) dalam rekrutmen adalah HR harus menyeleksi secepat mungkin dan menyingkirkan yang tidak perlu. Bisa jadi informasi penting dalam CV justru tidak terbaca,” ungkapnya.



INTERAKTIF: Mahasiswa-mahasiswi Unigoro antusias mengikuti mini workshop bersama Unigoro Career Center (UCC).

Ada dua jenis CV yang sering digunakan melamar kerja. Creative CV dan ATS-Friendly CV. Menurut Rio, Creative CV identik dengan desainnya yang unik serta menggunakan wara kontras. CV seperti ini cocok ditujukan untuk melamar di industri kreatif. Sedangkan ATS-Friendly CV strukturnya lebih sederhana, memiliki format teks standar, dan harus menggunakan kata kunci yang relevan dengan pekerjaan. Tentunya kedua CV tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. “ATS-Friendly CV dikoreksi oleh mesin. Jadi yang diutamakan adalah keyword-nya dan umumnya menggunakan Bahasa Inggris. Banyak template CV yang bisa ditemukan dan diadaptasi oleh pelamar di Google,” terangnya.


Rio berharap, mahasiswa-mahasiswi Unigoro mengumpulkan portofolio dan prestasi sebanyak-banyaknya saat berkuliah. Agar menjadi nilai plus di CV-nya kelak. Selain itu, mereka harus mampu berbahasa Inggris aktif. “Salah satu perusahaan di Bojonegoro kini mengharuskan karyawannya di seluruh lini fluent in English (lancar berbahasa Inggris, Red). Diusahakan kalian juga punya sertifikat TOEFL untuk menunjukkan kemampuan berbahasa asing,” tandasnya. (din)

Leave a Reply