Dedikasi Riset Konservasi Keanekaragaman Hayati, Ketua LPPM Unigoro Raih Penghargaan Akademisi Pegiat Geopark

BOJONEGORO – Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bojonegoro (Unigoro), Dr. Laily Agustina R., S.Si., M.Sc., meraih penghargaan sebagai akademisi pegiat geopark di bidang konservasi dan keanekaragaman hayati. Penghargaan tersebut diberikan oleh Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono dalam momen Launching Gedung Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Bojonegoro, Selasa (20/1/26).

Bagi Laily, anugerah ini merupakan sebuah kehormatan bagi dirinya dan institusi Unigoro. Sejak 2020, dia konsisten berkontribusi dalam pengembangan Geopark Bojonegoro melalui kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat, serta edukasi. “Sebenarnya saya merasa belum pantas menerima penghargaan ini, mengingat PR Geopark Bojonegoro terkait konservasi biodiversitas masih sangat banyak yang belum terungkap,” tuturnya, Rabu (21/1/26).

SERTIFIKAT APRESIASI: Ketua LPPM Unigoro, Dr. Laily Agustina R., S.Si., M.Si., menerima penghargaan dari Pemkab Bojonegoro.

Salah satu keanekaragaman hayati asli Bojonegoro yang ditemukan oleh Laily melalui kajian pustaka adalah Dendobrium capra atau anggrek larat hijau. Anggrek ini hanya tumbuh di kawasan hutan jati. Dosen Prodi Ilmu Lingkungan Unigoro getol menyuarakan konservasi flora endemik tersebut. “Bulan lalu kita sempat kecolongan untuk melindungi Dendrobium capra. Padahal keberadaan anggrek ini mampu menunjang value Geopark Bojonegoro secara internasional dari aspek keanekaragaman hayati. Mengingat anggrek tersebut masuk dalam red list IUCN (International Union for Conservation of Nature) dengan kategori Endangered (terancam bahaya, Red),” paparnya.

Ke depan, Laily berharap PIG Bojonegoro dapat menjadi garda terdepan edukasi, promosi, dan koordinasi pengelolaan geopark. Yang berfungsi sebagai ruang interpretasi yang menyajikan kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, serta nilai budaya Bojonegoro secara terpadu. “Sekaligus mudah dipahami oleh masyarakat maupun wisatawan,” tandasnya. (din)

Leave a Reply